Saturday, 28 February 2015
  • slide_0
    Customer FocusMedahulukan kepentingan pelanggan internal maupun eksternal dibandingkan kepentingan pribadi dalam pelaksanaan kerja sehari - hari
  • slide_1
    InnovativeMenghasilkan ide-ide yang dapat digunakan untuk mempercepat proses transformasi PERUSAHAAN, serta terbuka terhadap metode-metode baru dalam analisis dan penyelesaian masalah
  • slide_2
    IntegrityBersikap jujur, perilaku disiplin dan penuh tanggungjawab, baik menyangkut disiplin waktu kerja, maupun pelaksanaan kerja sesuai tuntutan jabatan dan prosedur kerja
  • slide_3
    RESOURCES; Barbara SherAnugerah menimbulkan kewajiban, lakukanlah upaya terbaikmu untuk pekerjaanmu. Dirimu merupakan sumberdaya bagi lingkunganmu.
  • slide_4
    ORGANIZATION; Harold S. GeneSetiap perusahaan mempunyai dua struktur organisasi: Yang resmi adalah yang tergambar pada bagan; Yang lainnya adalah hubungan keseharian yang selaras diantara pelaksananya.
  • slide_5
    PEOPLE; Imam GhazaliTanda akal seseorang itu adalah pekerjaannya, dan tanda ilmu seseorang itu adalah perkataannya.
  • slide_6
    PROCESS; Thomas A. EdisonKeberhasilan terdiri dari 1% pikiran dan 99% usaha. Diatas segalanya adalah kerja keras. Keberuntungan adalah kesempatan yang disertai dengan kesiapan.
  • slide_7
    INTEGRITY; Dwight David EisenhowerKepemimpinan terbaik adalah integritas. Tanpa integritas tidak ada keberhasilan nyata dalam kelompok kerja, tim olah raga, angkatan perang, ataupun kantor.
  • slide_8
    PERFORMANCE; EinsteinJangan bersikeras menjadi orang yang berhasil tetapi jadilah orang yang berguna.
  • slide_9
    EFFECTIVENESS;Zig ZiglarEfisiensi adalah melakukan sesuatu dengan benar. efektifitas adalah melakukan hal yang benar.
  • slide_10
    ACCOUNTABILITY; Winston ChurchillKeberhasilan adalah buah dari tanggung jawab.
  • slide_11
    APPRECIATION; BuddhaTemukan dunia dalam pekerjaanmu dan dengan sepenuh hati berserah dirilah padaNYA.

BEST REFERENCES

POLLING

Bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kondisi lalu-lintas Jalan Tol Ir.Wiyoto Wiyono MSc (ruas Cawang - Tanjung Priok - Pluit/ Jembatan Tiga) dewasa ini, terasa LEBIH LANCAR. Setujukah Anda?
  • Setuju
  • Tidak Setuju

WEBSITE STATUS

Launching

Thursday, 23 June 2011

Server Time

Saturday, 28 Feb 2015, 07:27

Visitors

Visitors Counter

Latest News : UU Lahan Segera Efektif

Source : Seputar Indonesia, Hal 19 Fri, 13 Jan 2012

UU Lahan Segera Efektif

 

JAKARTA - Pemerintah menargetkan penerapan Undang-undang (UU) Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum (UU Lahan) dapat berlaku secara efektif pertengahan tahun ini.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengatakan, UU tersebut sudah cukup tegas mengatur proses pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur publik. Dengan demikian, mekanisme dan teknis pembebasan lahan cukup diatur melalui peraturan presiden (perpres). Sedangkan untuk penerapannya, tegas dia, tidak memerlukan aturan turunan selain perpres.

"UU mengamanatkan aturan turunan cukup diakomodasi melalui perpres, tidak perlu peraturan pemerintah (PP). Jadi, operasionalnya bisa diatur lewat perpres saja, karena undang-undang ini dinilai sudah cukup tegas dan kuat," kata Djoko di Jakarta kemarin.

Menurutnya, saat ini draf perpres terkait mekanisme pembebasan lahan tersebut sedang dipersiapkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pemerintah menargetkan, draf tersebut dapat disahkan sebelum pertengahan tahun ini.

"BPN sedang siapkan drafnya berdasarkan masukan-masukan teknis yang sudah kami berikan sebelumnya. Pemerintah memang ingin mempercepat perpres itu agar disahkan karena dibutuhkan untukmendorong pembebasan lahan," jelasnya.

Wakil Menteri PU Hermanto Dardak mengungkapkan, nantinya perpres akan mengakomodasi hal-hal seperti fase-fase pengadaan lahan dari persiapan hingga pelaksanaan, tim pelaksana pembebasan tanah, dan batas waktu untuk setiap fase yang ada. Fase persiapan, jelas dia, meliputi pembuatan dokumen perencanaan oleh instansi terkait yang membutuhkan lahan untuk pembangunan. Dokumen tersebut mencakup penentuan lokasi, luas lahan yang di butuhkan, dan kesesuaiannya dengan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW).

"Fase kedua, penyerahan dokumen kepada gubernur untuk ditelaah. Nantinya gubernur membentuk tim kerja untuk menetapkan lokasi pembangunan, melakukan sosialisasi dan konsultasi publik kepada masyarakat yang lahannya akan dibebaskan. Tim ini diberikan batasan kerja 238 hari," paparnya.

Adapun fase terakhir merupakan pelaksanaan pengadaan tanah oleh tim yang dibentuk Badan Pertanahan Nasional. Pada fase ini, masyarakat sudah dianggap setuju dan siap untuk melepaskan hak melalui skema ganti rugi berupa uang, relokasi, maupun kepemilikan saham.

"Fase terakhir sudah tidak lagi mengakomodasi proses konsultasi publik atau negosiasi dengan masyarakat. Karena proses ini bisa dimulai jika masyarakat sudah sepakat. Jadi, tim appraisal tinggal masuk dan memberikan nilai ganti rugi untuk selanjutnya dilakukan pelepasan hak," imbuh Hermanto.

Seluruh fase tersebut diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar 300 hari kerja. Dengan adanya undang-undang tersebut, tambahnya, proses pembebasan lahan tidak hanya memiliki kepastian waktu tapi juga terukur.

Wakil Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-undang Pengadaan Tanah, Taufik Hidayat mengatakan, penetapan aturan turunan UU dalam bentuk perpres ditujukan agar regulasi tersebut dapat segera berlaku efektif. • heru febrianto