Saturday 20 September 2014 - 15:58

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Sat, 20 Sep 2014 - 19:58

    Pluit - Tj. Priok - Cawang LANCAR patuhi rambu - rambu lalu lintas.(sb senkom)

  • Sat, 20 Sep 2014 - 18:42

    Kecelakaan Truk KM 00+000 arah Priok dari Halim selesai ditangani.(sb senkom)

  • Sat, 20 Sep 2014 - 18:22

    Cawang - Priok - Pluit LANCAR jaga jarak aman.(sb senkom)

  • Sat, 20 Sep 2014 - 14:46

    Pluit - Ancol PADAT jaga jarak aman.(sb senkom)

  • Sat, 20 Sep 2014 - 14:44

    Cawang - Kebon Nanas PADAT pertemuan arus LALIN.(sb senkom)

  • Sat, 20 Sep 2014 - 14:40

    Pulomas - Rawamangun PADAT pertemuan arus LALIN.(sb senkom)

  • Sat, 20 Sep 2014 - 12:34

    .Exit kemayoran padat,dampak arah arteri ke jiexpo.(ba).

  • Sat, 20 Sep 2014 - 12:32

    .RT@JM.TMII - Cawang PADAT, kepadatan arah Kbn Nanas.(ba).

  • Sat, 20 Sep 2014 - 12:31

    .jembatan 3 arah pluit Truk B 9334 C gangguan,dalam proses penderekan.(ba).

  • Sat, 20 Sep 2014 - 12:28

    RT@JM Cawang arah Pancoran PADAT, kepadatan volume lalu lintas dan ke arah Kbn Nanas.(ba).

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Tol Cisumdawu & Soroja perlu ditangani pemerintah
Latest News

Tol Cisumdawu & Soroja perlu ditangani pemerintah

Source : Bisnis Indonesia, hal 8 Wed, 9 Nov 2011

Tol Cisumdawu & Soroja perlu ditangani pemerintah

 

BANDUNG: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar menyarankan dua ruas jalan tol di daerah itu Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dan Soreang-Pasir Koja (Soroja) sebaiknya dikerjakan pemerintah.

Wakil Ketua Umum Kadin Jabar bidang Investasi dan Perdagangan Johnny Andhela mengatakan upaya pemerintah untuk menjual proyek pembangunan ruas jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dan tol Soreang-Pasir Koja (Soroja) selalu kandas di tengah jalan.

"Bila memang ingin merealisasikan pembangunan dua ruas tol ini, pemerintah harus ada inisiatif untuk menanggung biayanya karena kalau dijual ke swasta sulit terealisasi,” kata Johnny kepada Bisnis, kemarin.

Tidak adanya pihak ketiga yang berminat membangun dua ruas jalan tol ini karena investor menganggap keduanya bukan sasaran penanaman modal yang seksi. "Kedua ruas tol sepi peminat karena belum terbukti menjadi jalur lalu lintas yang ramai dilalui, sehingga investor berpikir dua kali untuk berinvestasi di jalan tol yang sepi kendaraan."
Namun, dia menambahkan, pemerintah tentunya bisa memberikan jaminan investasi ke dua ruas tol akan kembali dengan berbagai insentif bila tetap memaksakan skema public, private, partnerships.