Friday 24 October 2014 - 06:59

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Fri, 24 Oct 2014 - 12:15

    Keluar Jembatan Tiga Dua PADAT.(Fitri Senkom)

  • Fri, 24 Oct 2014 - 12:14

    Keluar Gd.Panjang/Sunda Kelapa PADAT.(Fitri Senkom)

  • Fri, 24 Oct 2014 - 12:14

    Pluit - Kemayoran PADAT, Kemayoran - Priok - Cawang ramai LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Fri, 24 Oct 2014 - 12:14

    Artha Gading - Priok - Pluit PADAT, jaga jarak aman kendaraan anda.(Fitri Senkom)

  • Fri, 24 Oct 2014 - 12:13

    Cawang - Kb.Nanas PADAT, Pedati - Cp.Putih - Artha Gading LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Fri, 24 Oct 2014 - 12:13

    Cawang - Kb.Nanas PADAT, Pedati - Sunter LANCAR, Sunter - Pluit PADAT bergerak, jaga jarak aman.(Fitri Senkom)

  • Fri, 24 Oct 2014 - 09:59

    Warakas - Pluit arus lalin ramai LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Fri, 24 Oct 2014 - 09:59

    Cawang - Rawamangun - Pulomas LANCAR, Cp.Putih - Priok - Warakas PADAT, jaga jarak aman.(Fitri Senkom)

  • Fri, 24 Oct 2014 - 09:59

    Hindari keluar Rawamangun arteri PADAT, alternatif keluar Cp.Putih.(Fitri Senkom)

  • Fri, 24 Oct 2014 - 09:58

    Warakas - Priok - Cawang lalin LANCAR, tetaplah berhati-hati jaga jarak aman kendaraan anda.(Fitri Senkom)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Tol Cisumdawu & Soroja perlu ditangani pemerintah
Latest News

Tol Cisumdawu & Soroja perlu ditangani pemerintah

Source : Bisnis Indonesia, hal 8 Wed, 9 Nov 2011

Tol Cisumdawu & Soroja perlu ditangani pemerintah

 

BANDUNG: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar menyarankan dua ruas jalan tol di daerah itu Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dan Soreang-Pasir Koja (Soroja) sebaiknya dikerjakan pemerintah.

Wakil Ketua Umum Kadin Jabar bidang Investasi dan Perdagangan Johnny Andhela mengatakan upaya pemerintah untuk menjual proyek pembangunan ruas jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dan tol Soreang-Pasir Koja (Soroja) selalu kandas di tengah jalan.

"Bila memang ingin merealisasikan pembangunan dua ruas tol ini, pemerintah harus ada inisiatif untuk menanggung biayanya karena kalau dijual ke swasta sulit terealisasi,” kata Johnny kepada Bisnis, kemarin.

Tidak adanya pihak ketiga yang berminat membangun dua ruas jalan tol ini karena investor menganggap keduanya bukan sasaran penanaman modal yang seksi. "Kedua ruas tol sepi peminat karena belum terbukti menjadi jalur lalu lintas yang ramai dilalui, sehingga investor berpikir dua kali untuk berinvestasi di jalan tol yang sepi kendaraan."
Namun, dia menambahkan, pemerintah tentunya bisa memberikan jaminan investasi ke dua ruas tol akan kembali dengan berbagai insentif bila tetap memaksakan skema public, private, partnerships.