Monday 22 December 2014 - 16:13

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Mon, 22 Dec 2014 - 11:52

    Batas kecepatan maksimum Jalan Tol Dalam Kota 80 Km/jam. (Fitri senkom)

  • Mon, 22 Dec 2014 - 11:51

    Contact Center Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono, MSc ( Cawang – Priok – Pluit ) 021 – 651 8350.(Fitri Senkom)

  • Mon, 22 Dec 2014 - 11:47

    Dari Cawang Keluar Gedong Panjang / Muara Baru lancar. (Fitri Senkom)

  • Mon, 22 Dec 2014 - 11:44

    Keluar Rawasari / Salemba tersendat imbas jalur arteri padat. (Fitri Senkom)

  • Mon, 22 Dec 2014 - 11:16

    Pluit - Priok - Cp.Putih LANCAR, Cp.Putih - Rawamangun PADAT, Rawamangun - Cawang LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Mon, 22 Dec 2014 - 11:13

    Tol Rawamangun - Priok - Pluit LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Mon, 22 Dec 2014 - 11:11

    Cawang - Jatinegara LANCAR, Jatinegara - Rawamangun PADAT dampak keluar Rawamangun tersendat.(Fitri Senkom)

  • Mon, 22 Dec 2014 - 11:07

    Diberlakukan sistem buka tutup di Cawang dari Cikampek ke Priok.(Fitri Senkom)

  • Mon, 22 Dec 2014 - 05:58

    Selamat Pagi Tweeps, Jangan Lupa Doa dan Senyumnya Biar Diberi Kelancaran dan Rezeki Yang Berlimpah Hari Ini"(ba).

  • Mon, 22 Dec 2014 - 05:55

    Basoetta - Pluit - tg priok - kelapa gading - cawang LANCAR.(ba).

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Tol Bogor-Sukabumi-Cianjur 
Pembangunan Diharapkan Tidak Mangkrak
Latest News

Tol Bogor-Sukabumi-Cianjur Pembangunan Diharapkan Tidak Mangkrak

Source : Seputar Indonesia, Hal 23 Wed, 19 Dec 2012

Tol Bogor-Sukabumi-Cianjur

Pembangunan Diharapkan Tidak Mangkrak

JAKARTA - Pemerintah meminta agar proyek pembangunan jalan tol Bogor-Sukabumi-Cianjur tidak mangkrak. Hal ini dikarenakan ruas tol tersebut sangat penting untuk mengurai kemacetan yang selama ini terjadi.

"Tindakan tegas itu diperlukan karena keberadaan jalan tol tersebut sangat dibutuhkan warga Sukabumi, salah satunya untuk mengatasi masalah kemacetan," ujar Menko Perekoomian Hatta Rajasa dalam siaran persnya kemarin.

Hatta mengatakan, masalah kemacetan lalu lintas, berdampak pada kurang maksimalnya pengembangan potensi yang ada di Sukabumi. Padahal, apabila dioptimalkan, tingkat kesejahteraan masyarakat akan lebih baik dibandingkan saat ini. Terlebih, di Sukabumi terdapat sejumlah objek wisata yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung.

Dalam kesempatan yang sama Hatta juga meminta agar masyarakat Sukabumi untuk terus mengembangkan kewirausahaan dan tidak tergantung oleh perusahaan semata. "Masyarakat, terutama generasi muda, seharusnya sudah menjadi ujung tombak dalam wirausaha sehingga bisa menciptakan lapangan kerja dan bisa mengembangkan daerahnya," kata Hatta.

Dukungan yang penuh dari pemerintah pusat melalui KUR seharusnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam mengembangkan usahanya. Namun, pemerintah daerah juga didorong untuk bisa membantu masyarakat dalam meningkatkan  jumlah wirausahawan sehingga defisit wirausaha di Indonesia bisa dikurangi.

"Pemda juga harus ikut serta bersama pemerintah pusat untuk mengembangkan wirausahawan di daerah masing-masing. Khusus untuk Sukabumi ini diharapkan, nantinya jika proyek jalan tol bisa terlaksana, bisa memancing tumbuhnya wirausahawan baru.Ini akan memperlancar arus barang dan manusia sehingga barang yang dihasilkan wirausahawan baru bisa cepat dipasarkan," paparnya. •rakhmat baihaqi/ant