Friday 31 October 2014 - 08:16

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Fri, 31 Oct 2014 - 12:56

    Dari Cawang keluar Rawa mangun / Pramuka ramai lancar(Jkp)

  • Fri, 31 Oct 2014 - 10:37

    Hati hati melintas, Truk Box gangguan di km.22+400 lajur kiri tol Ancol arah Pluit.(@r)

  • Fri, 31 Oct 2014 - 10:14

    Tol Ancol - Gedong Panjang PADAT, imbas antrian keluar Gd. Panjang, arteri macet.(@r)

  • Fri, 31 Oct 2014 - 10:07

    Truk Tanki gangguan di km.23 lajur kiri tol Pluit arah Ancol SELESAI dibantu, jalur terbuka.(@r)

  • Fri, 31 Oct 2014 - 10:05

    Truk Box gangguan di km.16 lajur kiri tol Ancol arah Priok SELESAI dibantu, jalur terbuka.(@r)

  • Fri, 31 Oct 2014 - 10:00

    Keluar tol Gedong Panjang / Sunda Kelapa PADAT, agar jaga jarak aman.(@r)

  • Fri, 31 Oct 2014 - 09:58

    Arus lalin tol Cawang arah Pancoran terpantau LANCAR.(@r)

  • Fri, 31 Oct 2014 - 09:56

    Hati hati melintas, Truk Tanki gangguan di km.23 lajur kiri tol Pluit arah Ancol.(@r)

  • Fri, 31 Oct 2014 - 09:54

    hati hati melintas, Truk Box gangguan di km.16 lajur kiri tol Ancol arah Priok.(@r)

  • Fri, 31 Oct 2014 - 09:53

    Arus lalin tol Cawang arah Jatibening terpantau LANCAR.(@r)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Tol Bogor Outer Ring Road Seksi lIA Dikonstruksi
Latest News

Tol Bogor Outer Ring Road Seksi lIA Dikonstruksi

Source : Investor Daily, hal 6 Tue, 4 Dec 2012

Tol Bogor Outer Ring Road Seksi lIA Dikonstruksi

Oleh Eko Adityo Nugroho

~ BOGOR - PT Marga Sarana Jabar, anak usaha PT Jasa Marga, memulai konstruksi ruas tol BOGOR Outer Ring Road (BORR) seksi IIA Kedung Halang-Kedung Badak senilai Rp 580 miliar. Pengerjaan proyek tol sepanjang 1,95 kilometer (km) itu ditargetkan selama 1,5 tahun.

"Pembangunan BORR seksi IIA dilakukan oleh PT Wiljaya Karya selama 510 hari atau sekitar 1,5 tahun. Sedangkan pengoperasian tol seksi IIA direncanakan pada 2014," kata Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar Muhammad Zahir Siregar seusai pencanangan pembangunan jalan tol BORR seksi IIA di Bogor, Jawa Barat, Senin (3/12).

Menurut Zahir, Kementerian Pekerjaan Umum sebenarnya sudah mengeluarkan surat perintah mulai kerja (SPMK) untuk proyek BORR pada 1 Agustus 2012. Namun kegiatan konstruksi baru bisa dimulai saat ini karena diperlukan persiapan hingga dua bulan setelah SPMK diterbitkan.

Terkait total investasi tol BORR seksi IIA Rp Rp 580 miliar. Zahir mengungkapkan, dana itu di antaranya digunakan untuk pembebasan lahan, dana konstruksi, biaya konsultan dan pembelian material. Dia menambahkan, pengerjaan tol seksi IIA tidak membutuhkan lahan yang luas, yakni hanya 1 hektare (ha). Pasalnya, jalan didesain layang (elevated).

Proyek BORR seksi IIA merupakan kelanjutan tol seksi I yang beroperasi sejak 2009. Jumlah kendaraan yang melewati tol seksi I sepanjang 3,85 km itu sebanyak 33.000 kendaraan per hari atau tumbuh 22% dibanding pada awal pengoperasian tol tersebut Kemudian. rencana pembangunan seksi IIB dimulai pada 2014 dan ditargetkan rampung pada 2016. Sedangkan proyek tol seksi III masih dikaji guna mengetahui tingkat kelayakannya.

Dia juga mengungkapkan pembangunan tol BORR sepanjang 11 km dibagi dalam empat seksi. Rinciannya adalah seksi I Sentul Selatan-Kedung Halang sepanjang 3.85 km (sudah her-operasi). seksi IIA Kedung Halang-Kedung Badak. seksi IIB Kedung Badang-Simpang Yasmin dan seksi III Simpang Yasmin-Darmaga.

"Kehadiran tol seksi IIA diharapkan dapat menambah jumlah kendaraan yang melintasi tol, Sebab tol akan memudahkan masyarakat Bogor Utara menuju Jakarta." papar dia.

PT Marga Sarana Jabar merupakan pemegang hak konsesi ruas tol Bogor Ring Road sepanjang 11 km selama 45 tahun sejak 2009. Perusahaan tersebut merupakan anak usaha patungan antara Jasa Marga sebesar 55% dan BUMD Jawa Barat PT Jasa Sarana sebesar 45%.

Cukup Mendesak

Di tempat yang sama. Gubernur Jawa Barat Achmad Heryawan menuturkan, keberadaan tol BORR cukup mendesak mengingat pertumbuhan kendaraan di wilayah Bogor dan sekitarnya mencapai 2% pertahun. Karena itu, dia mendorong agar proses pembangunan tol BORR bisa dipercepat.

"Kami minta proyek tol cepat dikerjakan guna mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Kota Bogor," ujar dia.

Dia. juga berharap jalan tol dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi didaerah. Apalagi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mencanangkan berbagai pembangunan ruas jalan bebas hambatan, seperti tol Ciawi-Sukabumi yang bakal terhubung hingga Padalarang. Selain itu, tol Cileunyi-Tasikmalaya, Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), dan Cikampek-Palimanan bakal bermuara di Bandara Kertajati.

"Saya harap nantinya wilayah Jawa Barat bisa terkoneksi seluruhnya melalui jalan-jalan bebas hambatan itu," kata dia.

Sementara itu. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani Ghazali menargetkan 10 seksi ruas tol bisa dibangun pada 2013. Dan ternyata dua dari 10 seksi tol itu sudah bisa dikonstruksi, yakni tol BORR seksi IIA dan tol Cisumdawu seksi I.

"Sejumlah seksi tol tetap bisa dibangun tahun depan, meski masalah pembebasan lahan masih menjadi kendala terbesar. Bahkan, ada beberapa seksi tol yang diharapkan dapat beroperasi pada tahun depan." kata Gani baru-baru ini.