Saturday 20 December 2014 - 00:02

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Fri, 19 Dec 2014 - 18:51

    Ancol - Priok - Cawang PADAT jaga jarak aman.(sb)

  • Fri, 19 Dec 2014 - 16:42

    Tol Pluit - Ancol Barat LANCAR, Ancol Barat - Priok - Cwang PADAT.(Fitri Senkom)

  • Fri, 19 Dec 2014 - 16:38

    Cawang - Priok - Ancol Barat LANCAR, Ancol Barat - Pluit PADAT.(Fitri Senkom)

  • Fri, 19 Dec 2014 - 14:58

    Tol Pluit-Gd.Panjang PADAT, Gd.Panjang-Priok-Sunter LANCAR, Sunter - Rawamangun PADAT dampak Bis mogok di KM 3 arah Cawang.(Fitri Senkom)

  • Fri, 19 Dec 2014 - 14:52

    Kendaraan Box B 9012 UJH mogok di KM 19+400 Pluit arah Priok SELESAI penanganan,kondisi lalin PADAT.(Fitri Senkom)

  • Fri, 19 Dec 2014 - 14:51

    Cawang - Kb.Nanas PADAT, Kb.Nanas - Priok - Warakas LANCAR, Ancol - Gd.Panjang PADAT, Gd.Panjang - Pluit LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Fri, 19 Dec 2014 - 12:23

    Keluar Gedong Panjang PADAT Imbas jalur arteri PADAT.(Fitri Senkom)

  • Fri, 19 Dec 2014 - 12:22

    Keluar Rawamangun PADAT Imbas jalur arteri PADAT.(Fitri Senkom)

  • Fri, 19 Dec 2014 - 12:19

    Tol Pluit - Priok - Pulomas LANCAR, Pulomas - Rawamangun PADAT, Rawamangun - Cawang LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Fri, 19 Dec 2014 - 12:18

    Tol Cawang - Jatinegara PADAT, Jatinegara - Priok - Warakas LANCAR, Warakas - Gd.Panjang PADAT, Gd.Panjang - Pluit LANCAR.(Fitri Senkom)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Proyek Tol Cisumdawu Seksi I-II Tuntas 2014
Latest News

Proyek Tol Cisumdawu Seksi I-II Tuntas 2014

Source : Suara Pembaharuan, hal 11 Fri, 30 Nov 2012

Proyek Tol Cisumdawu Seksi I-II Tuntas 2014

[SUMEDANG] Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menargetkan pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi I dan II selesai 2014. Shanghai Contractor Group, PT Wijaya Karya, dan PT Waskita Karya diharapkan dapat menyelesaikan proyek Tol tepat waktu.

"Saya harap pengerjaannya tidak terlambat, karena kontrak proyek sudah ditandatangani sejak November 2011," kata Djoko saat melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) tol Cisumdawu seksi I di Sumedang, Jawa Barat, Kamis (29/12).

Pemerintah mulai membangun jalan tol Cisumdawu seksi I dengan pendanaan sebesar Rp 1,02 triliun. Pembiayaan jalan tol itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 sebanyak 10% dan pinjaman lunak pemerintah Tiongkok sekitar 90%.

"Dana itu juga digunakan untuk membiayai pembanguan tol Cisumdawu seksi II. Tol seksi I dan II merupakan bagian proyek tol Cisumdawu yang mesti dikerjakan pemerintah," ujar dia.

Menurut Djoko. proses pengerjaan tol seksi I sebenarnya sudah dilakukan sebagian. Sedangkan di Tol seksi II baru dikerjakan di bagian interchange.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto menambahkan, proyek tol Cisumdawu sepanjang 60,28 km dibagi dalam enam seksi. Rinciannya adalah seksi I Cileunyi-Tanjungsari (9,8 km), seksi II Tanjungsari-Sumedang (17,51 km), seksi III Sumedang-Cimalaka (3,7 km), seksi IV Cimalaka-Legok (6,96 km), seksi V Legok-Ujungjaya (16,35 km), dan seksi VI Ujungjaya-Dawuan (4 km).

"Ruas Dawuan ini nantinya terhubung dengan tol Cikampek-Palimanan yang saat ini juga dalam proses pembangunan," tutur dia.

Jalan tol Cisumdawu juga bakal menjadi akses Bandara Kertajati yang kini masih dalam proses pembahasan. Keberadaan Tol juga akan mempersingkat waktu tempuh Bandung-Sumedang dari 2 jam menjadi sekitar 15 menit.

Masih Panjang

Di sisi lain, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Achmad Gani Ghazali mengungkapkan, seiring pembangunan tol Cisumdawu seksi I dan II, proses pembebasan lahan untuk seksi III-VI terus dilakukan. Setelah 70% lahan dibebaskan, proses tender akan dilakukan dengan menggandeng pihak swasta.

Di tempat yang sama, Gubernur Jawa Barat Achmad Heryawan mengungkapkan, pembangunan tol Cisumdawu sebenarnya sudah direncanakan sejak 2005. Dengan demikian, proyek baru bisa direalisasikan tujuh tahun setelah perencanaan.

Dia juga mengakui, kehadiran jalan tol itu dapat memperlancar pergerakan manusia dan barang dari Bandung ke Sumedang dan Cirebon, sekaligus menaikkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. [ID/E-8]