Tuesday 25 November 2014 - 22:59

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Tue, 25 Nov 2014 - 20:56

    Cawang arah tg priok dan arah TMII lancar.(ba

  • Tue, 25 Nov 2014 - 20:53

    Derek Gratis Tol Ir. Wiyoto Wiyono, MSc(Cawang - Priok - Pluit) 021 - 651 8350, sampai Pintu Keluar Terdekat.(ba)

  • Tue, 25 Nov 2014 - 20:10

    RT@CTC.Kuningan - Cawang PADAT, kepadatan arah TMII.(ba).

  • Tue, 25 Nov 2014 - 20:08

    RT@JMCawang - Cililitan PADAT, kepadatan vol lalu lintas. ; Ciawi - Bogor - Cimanggis - TMII - Cawang LANCAR.(ba).

  • Tue, 25 Nov 2014 - 20:04

    .Pluit - tg priok - jatinegara lancar,jatinegara - cawang padat,kepadatan arah TMII.(ba).

  • Tue, 25 Nov 2014 - 20:03

    Cawang - tg priok - ancol - pluit LANCAR.(ba).

  • Tue, 25 Nov 2014 - 19:26

    RT@JM.Cawang - Cikunir - Cikarang - Dawuan - Cikampek LANCAR. Cikarang - Bekasi Timur PADAT, kepadatan di jalan arteri.(ba).

  • Tue, 25 Nov 2014 - 19:26

    rt@jm.Cawang - Cililitan PADAT, kepadatan vol lalu lintas. Ps Rebo - Cibubur PADAT, kepadatan vol lalu lintas.(ba).

  • Tue, 25 Nov 2014 - 19:07

    Cawang - tg priok - ancol - pluit LANCAR.(ba).

  • Tue, 25 Nov 2014 - 19:06

    Pluit - cempaka putih LANCAR,cempaka putih - cawang PADAT,kepadatan arah TMII.(ba).

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Konstruksi Tol Layang Jakarta Dibangun 2013
Latest News

Konstruksi Tol Layang Jakarta Dibangun 2013

Source : Koran Tempo, Hal B-4 Wed, 31 Oct 2012

Konstruksi Tol Layang Jakarta Dibangun 2013

Jakarta Toll Development ditunjuk sebagai operator.

JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum menetapkan pembangunan konstruksi enam ruas jalan tol layang dalam kota Jakarta dimulai pada pertengahan 2013. Menurut Kepala Badan Pengelola Jalan Tol Achmad Ghani Ghazali, PT Jakarta Toll Development ditunjuk sebagai badan usaha yang membangun dan mengoperasikan jalan tol sepanjang 69,7 kilometer tersebut.

"Proyek konstruksi bisa dimulai setelah perjanjian pengusahaan tol diteken awal 2013," katanya seusai rapat kerja terbatas di kantor Kementerian Pekerjaan Umum kemarin.

Ruas jalan tol layang dalam kota senilai Rp 42 triliun itu akan menghubungkan lima wilayah Jakarta. Keenam ruas tol tersebut adalah Kemayoran-Kampung Melayu sepanjang 9,6 kilometer; Duri-Kampung Melayu sepanjang 11,4 km; Sunter-Rawabuaya-Batu Ceper sepanjang 22,9 km; Sunter Pulo Gebang-Tambelang sepanjang 25,73 km; Pasar Minggu-Casablanca sepanjang 9,5 km; dan Ulujami-Tanah Abang sepanjang 8,27 km.

Keenam ruas jalan layang itu dibangun dalam empat tahap. Pada tahap pertama, Kementerian Pekerjaan Umum membangun ruas Semanan-Sunter dan Sunter-Bekasi Raya dengan investasi Rp 17,13 triliun. Proyek tahap kedua adalah ruas Duri Pulo-Kampung Melayu dan Kemayoran-Kampung Melayu dengan investasi Rp 12,91 triliun. Adapun tahap ketiga ialah koridor Ulujami-Tanah Abang senilai Rp 4,25 triliun, dan tahap keempat adalah ruas Pasar Minggu-Casablanca dengan investasi Rp 5,71 triliun.

Ghani mengatakan, seluruh proyek ditargetkan selesai pada 2022. Keenam ruas jalan layang tersebut akan menyatu dengan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR) yang dikelola PT Jasa Marga. Ruas tol layang dalam kota juga akan dilengkapi dengan jalur bus Transjakarta di bahu jalan. "Tarif tol nanti akan ditentukan pemerintah dan masing-masing operator," tuturnya.

Selain tol layang dalam kota, pada pertengahan 2013, pemerintah akan merampungkan pula pembangunan ruas JORR W2 seksi pertama. Direktur Utama PT Marga Lingkar Jakarta Sonhadji Surahman mengatakan ruas tersebut meliputi trayek Kebon Jeruk-Joglo sepanjang 4 kilometer. "Saat ini sudah selesai lebih dari 45 persen."

Secara total, jalan tol JORR W2 akan menghubungkan wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, hingga Ulujami, Jakarta Selatan sepanjang 7,67 kilometer. Proyek dibagi menjadi empat paket, yakni Kebon Jeruk-Meruya, Meruya-Joglo, Joglo-Ciledug, dan Ciledug-Ulujami.

Menurut Sonhadji, selain rute Kebon Jeruk-Joglo (paket 1 dan 2), pengerjaan trayek Joglo-Ciledug dan Ciledug-Ulujami sudah rampung masing-masing 30 persen dan 15 persen. Dia mengatakan ruas tol ini akan ,tersambung dengan JORR W1 (Penjaringan-Kebon Jeruk) di sisi Utara dan JORR W2 Utara Selatan (Ulujami-Pondok Indah). “semua ruas akan mengurangi kemacetan dalam kota Jakarta." ujarnya. RAFIKA AULIA|ROSALINA|FERY FIRMANSYAH