Sunday 21 September 2014 - 22:06

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Sun, 21 Sep 2014 - 21:05

    Cawang - Priok - Pluit - Bandara LANCAR tetap berhati - hati.(sb senkom)

  • Sun, 21 Sep 2014 - 20:49

    "Selamat Malam Tweeps, Jangan Lupa Doa dan Senyumnya Biar Diberi Kelancaran dan Rezeki Yang Berlimpah Hari Ini"(ba).

  • Sun, 21 Sep 2014 - 20:47

    .RT@JM. Cawang - Tomang - Pluit - Cengkareng LANCAR.(ba).

  • Sun, 21 Sep 2014 - 20:11

    .KM 19 + 000 ancol arah pluit Truk kontainer gangguan di l1.(ba).

  • Sun, 21 Sep 2014 - 20:06

    Bahu jalan hanya untuk kendaraan darurat,dan untuk akses petugas ke lokasi kecelakaan.(ba). pic.twitter.com/n6d1AlJQIF Permalink gambar yang terpasang

  • Sun, 21 Sep 2014 - 20:04

    Pluit - tg priok - kelapa gading - cawang lancar.(ba).

  • Sun, 21 Sep 2014 - 20:04

    Cawang - tg priok - ancol - pluit lancar.(ba)

  • Sun, 21 Sep 2014 - 19:49

    Km 05 + 000 rawamangun arah cawang bus AB 2975 CE gangguan,dalam penaganan petugas.(ba).

  • Sun, 21 Sep 2014 - 19:47

    .Exit kelapa gading/podomoro lancar.jaga jarak aman.(ba).

  • Sun, 21 Sep 2014 - 19:46

    Sediakan uang pas sebelum masuk gerbang tol.(ba). pic.twitter.com/NG9JFLdhlp Permalink gambar yang terpasang

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : 2013, Tol Depok-Antasari Dikonstruksi
Latest News

2013, Tol Depok-Antasari Dikonstruksi

Source : Investor Daily, Hal 6 Mon, 24 Sep 2012

2013, Tol Depok-Antasari Dikonstruksi

JAKARTA - PT Citra Wasspphutowa menargetkan proyek jalan tol Depok-Antasari mulai dikonstruksi 2013. Saat ini, perseroan memprioritaskan untuk membebaskan lahan proyek tol Depok-Antasari seksi I dan II.

"Penyelesaian pembayaran ganti rugi seluruh kebutuhan lahan proyek tahap I pada kuartal I-2013,” kata Direktur Utama Citra Wasspphutowa Tri Agus Riyanto, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut Agus, pemerintah melalui Badan Layanan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol/BPJT, telah mengalokasikan dana sebesar Rp 378 miliar untuk membiayai pengadaan tanah tol Depok-Antasari tahap I (Antasari-Sawangan) sepanjang 12 kilometer. Sedangkan, dana land capping untuk ruas tol tersebut mencapai Rp 10 miliar.

Jalan tol Depok Antasari tahap I melewati wilayah Kota Jakarta Selatan di lima kelurahan, yakni Cilandak Barat, Cilandak Timur, Pondok Labu, Ciganjur, dan Cipedak. Selain itu, proyek tol melintasi wilayah Kota Depok di lima kelurahan, yakni Pangkalan Jati Baru, Gandul, Krukut, Grogol, dan Rangkapan Jaya Lama. Luasan lahan yang perlu dibebaskan dan telah diidentifikasi mencapai 108 hektare (ha).

"Saat ini, kegiatan inventarisasi dan musyawarah berlangsung di beberapa kelurahan guna mendukung pelaksanaan pembayaran ganti rugi lahan," jelas dia.

Lahan Arifin Panigoro

Di sisi lain, PT Citra Waspphutowa telah membayar ganti rugi lahan milik pengusaha nasional Arifin Panigoro yang dilewati tol Depok-Antasari.

Ketua Tim Pembebasan Tanah (TPT) Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Ambardi Efendi mengatakan, lahan milik Arifin berada di wilayah Depok seluas lebih dari 1 ha.

"Luas lahan milik Pak Arifin lebih dari 1 ha senilai Rp 18,2 miliar. Harga tersebut ditentukan oleh tim appraisal independen dan pihak pemilik sudah menyetujui sehingga kami segera membayar ganti rugi tersebut," kata Ambardi.

Dikonfirmasi terpisah, Arifin Panigoro mengatakan, dirinya merelakan lahan tersebut, karena harganya sangat wajar dan tanah bakal digunakan untuk kepentingan publik.

"Saya pikir masyarakat tidak perlu mengambil kesempatan dengan menaikkan harga setinggi-tingginya. Saya kira harga yang diberikan sudah lebih baik dan layak, karena itu masyarakat bisa segera melepas kepemilikan lahannya untuk kepentingan bersama," ungkap dia.

Dia menuturkan, wilayah Jakarta dan sekitarnya masih membutuhkan pengembangan akses jalan baik tol maupun non tol. Hal itu sejalan dengan pertumbuhan kendaraan bermotor yang sudah melebihi kapasitas jalan.

Sementara itu, Citra Wasspphutowa memiliki hak konsesi terhadap jalan tol Depok-Antasari sepanjang 21,54 kilometer (km) selama 40 tahun. Perusahaan berhak menetapkan tarif rata-rata golongan I sebesar Rp 1.168 per km. Sedangkan, Pemegang saham Citra Wasspphutowa adalah PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) sebesar 62,5% serta PT Waskita Karya, PT Hutama Karya, dan PT Pembangunan Perumahan masing-masing sebesar 12,5%. (imm)