Thursday 31 July 2014 - 21:36

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Thu, 31 Jul 2014 - 15:49

    Hati hati melintas, di km.12+400 lajur kanan tol Sunter arah Ancol ada kendaraan gangguan, proses penanganan.(senkom-@r)

  • Thu, 31 Jul 2014 - 14:12

    Tol Cawang - Priok - Pluit dan arah sebalikanya Pluit - Priok - Cawang terpantau LANCAR.(senkom-@r)

  • Thu, 31 Jul 2014 - 08:23

    Kecelakaan KM 06+000 arah Priok selesai ditangani 3 lajur bisa dilintasi.(sb senkom)

  • Thu, 31 Jul 2014 - 08:14

    Hati - Hati kecelakaan KM 06+000 lajur 1 arah TG Priok dalam penanganan petugas.(sb senkom)

  • Thu, 31 Jul 2014 - 08:06

    Truk B 9851 MU gangguan KM 09+600 arah Cawang selesai ditangani.(sb senkom)

  • Thu, 31 Jul 2014 - 07:50

    Hati - Hati Truk B 9851 MU gangguan KM 09+600 arah Cawang dalam penanganan petugas.(sb senkom)

  • Thu, 31 Jul 2014 - 06:39

    Cawang - Priok - Pluit arah sebalikanya Pluit - Priok - Cawang terpantau LANCAR.(sb senkom)

  • Thu, 31 Jul 2014 - 06:29

    Cawang - Priok - Pluit lalin kedua arah LANCAR.(Senkom-ts)

  • Wed, 30 Jul 2014 - 15:20

    Jadilah Pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan. (Armnsd SENKOM)

  • Wed, 30 Jul 2014 - 15:19

    Batas kecepatan maksimum Jalan Tol Dalam Kota 80 Km/jam. (Armnsd SENKOM)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Percepat JORR W2, Pemerintah Danai Pembebasan Lahan
Latest News

Percepat JORR W2, Pemerintah Danai Pembebasan Lahan

Source : Investor Daily, Hal 6 Mon, 14 May 2012

Percepat JORR W2, Pemerintah Danai Pembebasan Lahan

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berkomitmen untuk mempercepat pembangunan proyek Jakarta Outer Ring Road (JORR) W2 utara. Untuk itu, pemerintah siap mengalokasikan dana untuk pembebasan lahan milik PT Intercon yang dilewati proyek JORR tersebut.

"Kami sudah lakukan pembahasan dan menyepakati pembebasan tanah bakal kami danai. Itu bertujuan agar proses pengerjaan proyek tol menjadi lebih cepat, karena kebutuhan jalan tol tinggi," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto di Jakarta, pekan lalu.

Djoko mengungkapkan, proses pembebasan tanah seharusnya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, kata dia, pemerintah pusat tetap harus turun tangan menyediakan dana, karena proses pembebasan lahan tidak bisa dilakukan hingga saat ini.

"Kami akan berkoordinasi dengan Pemprov DKI. Pasalnya, kewenangan pembebasan tanah sebenamya ada di tingkat wilayah," imbuh dia.

Kasubdit Tanah Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Herry Marzuki mengungkapkan, dana yang akan dikucurkan merupakan landcappjng yang disiapkan untuk pengadaan tanah. Terkait besarannya baru, kata dia, itu baru diketahui setelah pendataan rampung.

"Saat ini, pendataan kebutuhan pendanaan dan kepastian luas tanah sedang diproses oleh Tim Pengadaan Tanah(TPT) Pemprov DKI," jelas dia.

Profil Proyek Tol JORR W2 Utara

Pemegang konsesi : PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ)

Panjang tol : 7,67 kilometer (km)

Kecepatan kendaraan : 80 km / jam

Off/Ramp : 3 buah

Gerbang Tol : 10 buah

Investasi : Rp 2,23 triliun

Masa konsesi : 2045

 

Terkait pemberian land cappjng, kata dia, hal itu dilakukan, karena kebutuhan dana pembebasan tanah lebih besar dari perkiraan awal. Land cappjng diberikan pemerintah, apabila harga tanah naik lebih dari 110% dari perkiraan kebutuhan yang tertuang dalam perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT).

Sementara itu, Direktur Utama PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ) Sonhaji S mengatakan, pembebasan lahan proyek tol JORR W2 bakal molor. Kondisi tersebut dikhawatirkan bakal mengganggu pencapaian target operasi JORR W2 pada Mei 2013.

Dia menuturkan, pembangunan JORR W2 yang terbagi dalam empat seksi tol tersebut terkendala pembebasan lahan di beberapa titik. Kegiatan pembebasan lahan tercatat masih menyisakan puluhan bidang lahan yang belum dibebaskan.

"Pembebasan lahan tol seksi I tersisa 17 bidang yang belum dibebaskan. Dan, tol seksi II menyisakan empat bidang lahan yang belum bebas, dengan luas per bidang mencapai empat hektare (ha) lebih. Sedangkan, proyek tol seksi IV masih ada sekitar 150 bidang tanah belum dibebaskan," kata dia pekan lalu.

Dia menambahkan, lahan tol seksi II seluas 4,5 ha sulit dibebaskan, karena masuk wilayah lahan milik PT Intercon. Padahal, MLJ sudah mendapatkan surat dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk mengerjakan lahan tersebut.

Dia juga mengungkapkan, pembebasan lahan di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Barat (Jakbar) dipastikan mundur dari jadwal. "Semestinya pembebasan lahan di Jaksel dan Jakbar tuntas Desember 2011, kemudian target diperpanjang hingga April 2012. Tetapi, dalam kurun Januari-April 2012, baru empat bidang dari total 190 bidang yang lahannya telah bebas," jelas dia.

Sonhaji berharap pemerintah dan pihak terkait benar-benar berkomitmen untuk mendukung proses pembebasan lahan proyek JORR W2 agar konstruksi proyek tol dapat dipercepat.

"Jika semua pihak mendukung, kami optimistis pengerjaan proyek ini bisa dipercepat dan 18 bulan menjadi 15 bulan," kata dia.

Sementara itu, keberadaan JORR W2 dinilai sangat penting bagi Jakarta. Pembangunan tol JORR W2 merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan di Ibu Kota. Apalagi, tol JORR W2 bisa dijadikan sebagai jalur altematif angkutan barang guna menghindari jalan tol lingkar dalam kota. (imm)