Saturday 1 November 2014 - 13:43

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Fri, 31 Oct 2014 - 20:42

    Cawang - Cililitan PADAT, kepadatan vol lalin.(ba).

  • Fri, 31 Oct 2014 - 20:38

    Pluit - tg priok - kelapa gading - cawang LANCAR.(ba).

  • Fri, 31 Oct 2014 - 20:38

    Cawang - tg priok - ancol - pluit LANCAR.(ba).

  • Fri, 31 Oct 2014 - 20:18

    Cawang arah TMII padat.(ba).

  • Fri, 31 Oct 2014 - 19:40

    Exit gedong panjang lancar,jaga jarak aman kendaraan anda.(ba).

  • Fri, 31 Oct 2014 - 19:37

    .RT@jm.Slipi - Cawang PADAT, kepadatan vol lalin.(ba).

  • Fri, 31 Oct 2014 - 19:36

    .Rawamangun - cawang padat,kepadatan arah TMII.(ba).

  • Fri, 31 Oct 2014 - 18:21

    Exit Plumpang / tg priok padat.(ba)

  • Fri, 31 Oct 2014 - 18:21

    Exit gedong panjang PADAT.(ba).

  • Fri, 31 Oct 2014 - 18:13

    Pluit - warakas lancar,warakas - priok padat,sunter - cawang padat.(ba).

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Mei, Anak Usaha Jasa Marga di Sumatera Dibentuk
Latest News

Mei, Anak Usaha Jasa Marga di Sumatera Dibentuk

Source : Investor Daily, Hal 6 Fri, 9 Mar 2012

Mei, Anak Usaha Jasa Marga di Sumatera Dibentuk

JAKARTA-Kementerian BUMN meminta PT Jasa Marga Tbk untuk membentuk anak-anak perusahaan bersama dengan sejumlah pemerintah daerah (pemda) untuk keperluan pembangunan tol Trans Sumatera paling lambat Mei 2012. Dengan begitu, diharapkan proyek jalan tol sepanjang 2.700 kilometer (km) bisa segera dimulai.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan, Saat ini persiapan pembangunan termasuk studi kelayakan sudah selesai sehingga tahapan selanjutnya adalah tahapan pelaksanaan. Perkiraan dana untuk menyelesaikan pembangunan jalan tol Sumatera sekitar Rp 100 triliun yang pembiayaannya dapat disangga bersama-sama.

"Pembentukan anak usaha bersama (Jasa Marga dan Pemda) kami minta sudah harus jadi dalam satu atau dua bulan ke depan," kata Dahlan di Jakarta, Selasa (8/3).

Saat ini, kata Dahlan, sejumlah pemda sudah menyatakan persetujuannya untuk bekerjasama dengan Jasa Marga. Yakni, Pemda Sumatera Utara, Pemda Sumatera Barat, Pemda Sumatera Selatan, Pemda Riau, Pemda Bengkulu, Pemda Jambi, dan Pemda Lampung. Hampir semua pemda se-Sumatera dilibatkan, kecuali Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Aceh.

"Aceh tidak ikut karena daerah ini memiliki dana khusus dalam jumlah besar yang dapat dikelola sendiri untuk membangun dan mengembangkan jalan tol di sana. Sedangkan Bangka belitung dan Kepulauan Riau tidak membutuhkan jalan tol," kata dia.

Nantinya menurut Dahlan, nama anak perusahaan Jasa Marga tersebut akan disesuaikan dengan lokasi atau wilayah pemda. Misalnya, dengan nama PT Jasamarga Lampung dengan pemegang saham Jasa Marga dan Pemda Lampung, atau PT Jasa Marga Sumatera Selatan dengan pemegang saham Jasa Marga dan Sumatera Selatan.

"Jadi nanti Jasa Marga punya anak usaha dengan pemda-pemda setempat, dimana komposisi pemodalannya tergantung pada kemampuan masing-masing pemda," jelas dia.

Dahlan menuturkan, pemda nantinya bertanggung jawab terhadap pembebasan tanah dan izin-izin setempat, kecuali izin ke menteri pekerjaan umum yang menjadi tugas Jasa Marga. Saat ini, Jasa Marga pun sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan pemda dan sudah memutuskan ruas-ruas jalan yang akan dibangun, yakni sekitar 1.000 km. (nti)