Thursday 21 August 2014 - 12:05

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Thu, 21 Aug 2014 - 18:48

    Cawang - Priok - Pluit LANCAR jaga jarak aman(dmt)

  • Thu, 21 Aug 2014 - 18:45

    Cawang - Priok - Pluit LANCAR jaga jarak aman(dmt)

  • Thu, 21 Aug 2014 - 17:37

    Pluit - Ancol LANCAR(sb senkom)

  • Thu, 21 Aug 2014 - 17:34

    Keluar Pelabuhan TG Priok PADAT dampak arteri.(sb senkom)

  • Thu, 21 Aug 2014 - 17:10

    Tg Priok - Pluit PADAT (sb senkom)

  • Thu, 21 Aug 2014 - 16:54

    KM 20+000 Pluit arah Priok kendaraan B 9030 SXR gangguan, proses penanganan, arus lalin PADAT.(Fitri senkom)

  • Thu, 21 Aug 2014 - 16:44

    Pluit - Priok - Cp.Putih - Rawamangun - Cawang arus lalin LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Thu, 21 Aug 2014 - 16:44

    Podomoro - Priok - Pluit kondisi lalin PADAT volum kendaraan.(Fitri Senkom)

  • Thu, 21 Aug 2014 - 16:43

    Cawang - Rawamangun - Sunter ramai LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Thu, 21 Aug 2014 - 16:07

    Tol Pluit - Ancol - Priok - Rawamangun - Cawang LANCAR.(@r)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : PPJT Tol Semarang-Solo Siap Diamendemen
Latest News

PPJT Tol Semarang-Solo Siap Diamendemen

Source : Investor Daily, Hal 6 Tue, 21 Feb 2012

PPJT Tol Semarang-Solo Siap Diamendemen

JAKARTA - Penandatanganan amendemen perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) ruas Semarang-Solo akan dilaksanakan pekan ini, dengan klausul khusus ditambahkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani Ghazaly mengungkapkan, pemerintah dan pemegang saham operator (PT Jasa Marga Tbk) sudah sepakat mengamendemen perjanjian terlebih dahulu. Setelah itu, mereka akan membicarakan masalah dukungan dana pemerintah senilai Rp 1,9 triliun.

"Rencananya, kami tanda tangani dulu, dengan ada klausul khusus bahwa penyelesaian mengenai pemberian dukungan dana dari pemerintah dilakukan setelah amendemen diteken. lni dilakukan agar prosesnya bisa cepat, " kata Gani di Jakarta, Senin (20/2).

Dukungan dana pemerintah Rp 1,9 triliun itu digunakan untuk pembangunan konstruksi ruas tol sepanjang 75,88 kilometer tersebut. Sedangkan penetapan sumber dananya masih menunggu hasil kesepakatan antara Kementerian BUMN, Kementerian PU, dan PT Trans Marga Jateng (TMJ) sebagai pemegang konsesi. TMJ merupakan anak perusahaan PT Jasa Marga Tbk.

Gani berharap, penandatanganan itu mempercepat proses pembangunan ruas Semarang-Solo. Sementara itu, pembebasan tanah diperkirakan memakan waktu sampai satu tahun.

"Sebelum masa pembebasan tanah berakhir, kami berharap sumber dana tersebut sudah diputuskan," tuturnya.

Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Adityawarman mengatakan, perusahaan pada prinsipnya siap mendanai kebutuhan investasi konstruksi tersebut, menyusul wacana bahwa kebutuhan dana Rp 1,9 triliun dibebankan kepada pemegang konsesi dengan imbalan pemberian konsesi ruas tol baru.

Menurut Adityawarman, pembiayaan akan dikucurkan secara berkala pada belanja modal (capex) 2013 hingga 2014. "Angka pembagiannya masih belum ditetapkan, karena masih menunggu keputusan Kementerian BUMN dan perhitungan kebutuhan pembebasan tanah per tahunnya. Rencananya memang akan kami biayai, sebagai pemegang konsesi. Tapi, ini masih akan dibahas lebih detail dan sekarang masih menunggu," katanya.

Ruas Semarang-Solo terdiri atas lima seksi, dengan seksi Semarang-Ungaran (sepanjang 10,9 kilometer) sudah beroperasi dan Ungaran-Bawen (11,3 kilometer) sedang konstruksi. Sedangkan seksi yang lain masih proses pembebasan tanah, yakni Bawen-Salatiga (17,04 kilometer), Salatiga-Boyolali (22,85 kilometer), dan Boyolali-Kartosuro/Solo (13,57 kilometer).

Panjang keseluruhan tol itu mencapai 75,7 kilometer, dengan nilai investasi Rp 8 triliun. Tol direncanakan menampung 32 ribu kendaraan per hari. (imm)