Tuesday 21 October 2014 - 02:07

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Tue, 21 Oct 2014 - 09:06

    Tol Priok - Sunter - Cempaka Putih - Rawamangun - Cawang LANCAR.(@r)

  • Tue, 21 Oct 2014 - 09:05

    Arus lalin tol Pluit arah Angke / Grogol terpantau LANCAR.(@r)

  • Tue, 21 Oct 2014 - 09:03

    Arus lalin tol Pluit arah Bandara Cengkareng terpantau LANCAR.(@r)

  • Tue, 21 Oct 2014 - 09:01

    Tol Pluit - Gedong Panjang - Ancol - Priok LANCAR, cuaca cerah.(@r)

  • Tue, 21 Oct 2014 - 08:58

    Tol Priok - Ancol - Gedong Panjang - Jembatan Tiga LANCAR .(@r)

  • Tue, 21 Oct 2014 - 08:57

    Tol Cawang - Kebon Nanas PADAT, selanjutnya ke arah Priok LANCAR.(@r)

  • Tue, 21 Oct 2014 - 08:53

    Dari Cawang keluar tol Sunter Podomoro PADAT.(@r)

  • Tue, 21 Oct 2014 - 08:52

    Dari Cawang Keluar tol Rawamangun PADAT, alternatif keluar Pisangan atau Cempaka Putih.(@r)

  • Tue, 21 Oct 2014 - 08:11

    Tol Priok - Ancol - Gedong Panjang - Jembatan Tiga LANCAR .(@r) @SonoraFM92 @RadioElshinta @TMCPoldaMetro @PTJASAMARGA

  • Tue, 21 Oct 2014 - 07:46

    Dari Cawang keluar tol Sunter Podomoro PADAT.(@r)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Pembebasan Lahan Tol Cijago Seksi II dan III Mendesak
Latest News

Pembebasan Lahan Tol Cijago Seksi II dan III Mendesak

Source : Koran Tempo, Hal B-4 Sat, 28 Jan 2012

Pembebasan Lahan Tol Cijago Seksi II dan III Mendesak

Total investasi ruas tol ini mencapai Rp 2,62 triliun.

DEPOK - Pemerintah akan mendorong penyelesaian ruas tol Cinere-Jagorawi (Cijago) seksi II dan III menyusul telah diresmikan beroperasinya ruas tol seksi I kemarin. "Dengan dioperasikannya jalan tol ruas Cinere-Jagorawi seksi I, diharapkan pembebasan tanah untuk seksi II dan III lebih cepat dilakukan," ujar Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak setelah meresmikan ruas tol tersebut kemarin.

Tahap pembangunan dan pengoperasian jalan tol ruas Cijago ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu Seksi I Jagorawi-Raya Bogor dengan panjang 3,7 kilometer, seksi II Raya Bogor-Kukusan dengan panjang 5,5 kilometer, dan seksi III Kukusan-Cinere sepanjang 5,44 kilometer.

Total investasi untuk seluruh ruas tol Cinere-Jagorawi ini sebesar Rp 2,62 triliun dan biaya pembebasan tanahnya sebesar Rp 930 miliar.

Pembangunanruas tol Cijago seksi I ini butuh investasi sedikitnya Rp 647 miliar. Perinciannya, sebanyak Rp 266 miliar untuk dana konstruksi, dana pembebasan lahan sebesar Rp 242 miliar, dan dana bantuan land capping Rp 228 millar.

Dana pembangunan ruas tol berasal dari kredit dari Bank Mandiri, Bank Jatim, dan Bank DKI sebesar Rp 280 millar. Proyek pembangunan jalan tol ini menggunakan skema public private partnership.

Dengan adanya ruas tol ini, diharapkan para pengguna kendaraan roda empat yang biasa melintasi kawasan Depok tidak khawatir lagi terjebak macet. Direktur Utania PT Translingkar Kita Jaya, Bambang Hartanto, menyatakan ruas tol itu dapat menampung 30 ribu kendaraan.

Sayangnya, besar tarif tol belum dipastikan, meskipun ia telah mengusulkan tarif sebesar Rp 4.000 ke Kementerian Pekerjaan Umum. Jika selama sepekan setelah peresmian tarif belum ditentukan, pengendara bisa memasuki ruas tol dengan gratis.

Jalan tol yang dibangun selama enam tahun ini memiliki panjang 3,7 kilometer, dimulai dari Simpang Susun Cimanggis hingga Jalan Raya Bogor. Untuk memasuki tol itu, kendaraan dari arah Jalan Raya Bogor dapat melalui pintu tol Cisalak I dan membayar tarifnya di tol Cisalak II.

Sedangkan mereka yang datang dari arah Jakarta dapat memasuki jalan bebas hambatan itu dari pintu tol Cibubur dan membayarnya di tol Cisalak I. Sedangkan pengguna kendaraan dari arah Bogor dapat masuk melalui pintu tol Cimanggis I dan membayarnya di tol Cisalak I.

Ruas tol Cijago ini merupakan bagian dari jaringan jalan tol nasional, khususnya Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2). Perusahaan pengusahaan jalan tol yang terlibat adalah PT Translingkar Kita Jaya, yang merupakan hasil konsorsium PT Transindo Karya Investama, PT Waskita Karya (Persero), PT Jalantol Lingkarluar Jakarta, dan PT Kopnatel Jaya.

Namun masyarakat Kelurahan Cilasak Pasar, Cimanggis, Depok, resah akan adanya tol Cijago tersebut. Salah seorang warga asal Cilasak Pasar, Doni Setiawan, 27 tahun, menyatakan masyarakat kesulitan selama pembangunan jalan tol karena tidak ada jembatan penyeberangan. Warga harus mengambil jalan memutar hingga 1,5 kilometer untuk menuju Kelurahan Cicuruk, Cimanggis.

Warga juga masih menunggu hingga tenggat waktu pembangunan jembatan penyeberangan, pada 3 Februari 2012, atau Jumat pekan depan sampai dua bulan ke depan. "Kalau tidak ada realisasinya, tol ini akan kami segel," katanya.
ILHAM| RAFIKA |R.R ARIYANI