Tuesday, 21 April 2015
  • slide_0
    .
  • slide_1
    Customer Focus;
    Medahulukan kepentingan pelanggan internal maupun eksternal dibandingkan kepentingan pribadi dalam pelaksanaan kerja sehari - hari
  • slide_2
    Integrity;
    Bersikap jujur, perilaku disiplin dan penuh tanggungjawab, baik menyangkut disiplin waktu kerja, maupun pelaksanaan kerja sesuai tuntutan jabatan dan prosedur kerja
  • slide_3
    Innovative;
    Menghasilkan ide-ide yang dapat digunakan untuk mempercepat proses transformasi PERUSAHAAN, serta terbuka terhadap metode-metode baru dalam analisis dan penyelesaian masalah
  • slide_4
    ORGANIZATION;
    Every company has two organizational structures: The formal one is written on the charts; the other is the everyday relationship of the men and women in the organization. (Harold S. Gene)
  • slide_5
    RESOURCES;
    Being gifted creates obligations, which means you owe the world your best effort at the work you love. You too are a natural resource. (Barbara Sher)
  • slide_6
    APPRECIATION;
    Your work is to discover your world and then with all your heart give yourself to it. (Buddha)
  • slide_7
    PROCESS; Thomas A. Edison
    Genius is 1% inspiration and 99% perspiration. Nothing can replace hard work. Luck is something that happens when opportunity to meet with readiness.
  • slide_8
    PEOPLE; Imam Ghazali
    Your human quality is in what you do, and your knowledge is in what you say.
  • slide_9
    INTEGRITY; Dwight David Eisenhower
    The supreme quality for leadership is unquestionably integrity. Without it, no real success is possible, no matter whether it is on a section gang, a football field, in an army, or in an office.
  • slide_10
    PERFORMANCE; Einstein
    Try not become a successful man but try to be a useful human being.
  • slide_11
    EFFECTIVENESS; Zig Ziglar
    Efficiency is doing things right. Effectiveness is doing the right thing.
  • slide_12
    ACCOUNTABILITY;
    The price of greatness is responsibility. (Winston Churchill)

Jasa Marga Janji Perbaiki Gaji Pekerja

Source : Koran Kontan, Hal 16 Thu, 12 Jan 2012

INFRASTRUKTUR

Jasa Marga Janji Perbaiki Gaji Pekerja

 

JAKARTA. Aksi berpita kuning petugas jalan tol PT Jasa Marga Tbk yang menuntut kenaikan gaji sejak 5 Januari berakhir kemarin (11/1). Meski manajemen belum ada keputusan untuk menaikkan gaji, namun karyawan tampaknya puasa dengan janji manajemen memperbaiki sistem remunerasi.

"Ini tidak berimbang, gaji naik terus tiap tahun, tarif tol tidak selalu,” ujar Frans.

Frans Setiyaki Sunito, Direktur Utama Jasa Marga bilang, demo karyawan mendorong perusahaan segera menyelesaikan alat ukur penggajian. Rencananya, Jasa Marga akan menggunakan performa dan masa kerja untuk menentukan gaji. Sistem sekarang, pegawai berkinerja baik atau buruk bergaji sama, yakni Rp 4 juta per bulan. "Yang protes yang rajin. Jadi kami harus membuat perbaikan mendasar," ujar Frans kepada KONTAN, Rabu (11/1).

Menurut Frans, gaji karyawan Jasa Marga sejatinya sudah sangat baik. Sebagai gambaran: sarjana starta 1 bergaji pokok Rp 2,5 juta-Rp 3 juta. Gaji petugas jalan tol dinilai Frans juga sudah pantas. Kelak, karyawan yang loyal, teliti tidak salah itung duit tol dan mencapai target akan kami pertimbangkan kenaikan lebih," janji Frans.

Kata Frans, aksi yang dilakukan karyawan Jasa Marga sejatinya pernah terjadi tahun lalu. Kala itu, perusahaan ini belum merespons. boleh jadi aksi ini karena lambatnya respon manajemen.

Jasa Marga saat ini mempekerjakan 3.500 petugas, dari level manajemen area ruas sampai pengumpul tol. Dalam dua tahun belakangan, penambahan petugas tol akan diminimalisasir. Meski ruas tol bertambang, adanya kartu tol otomatis (KTO) akam membuat perusahaan efisien.

Frans bilang, 2012 - 2014, Jasa Marga akan menambah 8-9 ruas dengan total panjang 250 kilometer. Jika tiap kilometer, perusahaan menugaskan 12 orang, kelak hanya akan 8-9 saja.

Frans mengelak kenaikan tarif tol tidak seiring kenaikan gaji karyawan. "Ini tak berimbang, gaji naik terus per tahun, sementara tarif tol tidak selalu naik," ujarnya. Menurutnya, demo dilakukan karena adanya tuntutan peningkatan kualitas hidup karyawan.
Walhasil, "Siapapun berhak menuntut kenaikan kualitas hidup." uiar Frans. Maria Rosita