Sunday, 29 March 2015
  • slide_0
    Customer FocusMedahulukan kepentingan pelanggan internal maupun eksternal dibandingkan kepentingan pribadi dalam pelaksanaan kerja sehari - hari
  • slide_1
    InnovativeMenghasilkan ide-ide yang dapat digunakan untuk mempercepat proses transformasi PERUSAHAAN, serta terbuka terhadap metode-metode baru dalam analisis dan penyelesaian masalah
  • slide_2
    IntegrityBersikap jujur, perilaku disiplin dan penuh tanggungjawab, baik menyangkut disiplin waktu kerja, maupun pelaksanaan kerja sesuai tuntutan jabatan dan prosedur kerja
  • slide_3
    RESOURCES; Barbara SherAnugerah menimbulkan kewajiban, lakukanlah upaya terbaikmu untuk pekerjaanmu. Dirimu merupakan sumberdaya bagi lingkunganmu.
  • slide_4
    ORGANIZATION; Harold S. GeneSetiap perusahaan mempunyai dua struktur organisasi: Yang resmi adalah yang tergambar pada bagan; Yang lainnya adalah hubungan keseharian yang selaras diantara pelaksananya.
  • slide_5
    PEOPLE; Imam GhazaliTanda akal seseorang itu adalah pekerjaannya, dan tanda ilmu seseorang itu adalah perkataannya.
  • slide_6
    PROCESS; Thomas A. EdisonKeberhasilan terdiri dari 1% pikiran dan 99% usaha. Diatas segalanya adalah kerja keras. Keberuntungan adalah kesempatan yang disertai dengan kesiapan.
  • slide_7
    INTEGRITY; Dwight David EisenhowerKepemimpinan terbaik adalah integritas. Tanpa integritas tidak ada keberhasilan nyata dalam kelompok kerja, tim olah raga, angkatan perang, ataupun kantor.
  • slide_8
    PERFORMANCE; EinsteinJangan bersikeras menjadi orang yang berhasil tetapi jadilah orang yang berguna.
  • slide_9
    EFFECTIVENESS;Zig ZiglarEfisiensi adalah melakukan sesuatu dengan benar. efektifitas adalah melakukan hal yang benar.
  • slide_10
    ACCOUNTABILITY; Winston ChurchillKeberhasilan adalah buah dari tanggung jawab.
  • slide_11
    APPRECIATION; BuddhaTemukan dunia dalam pekerjaanmu dan dengan sepenuh hati berserah dirilah padaNYA.

: UU Pengadaan Tanah Akhirnya Disahkan

Source : Media Indonesia, hal 17 Fri, 16 Dec 2011

UU Pengadaan Tanah Akhirnya Disahkan

Setelah molor dari tengatnya di 2010, menurut rencana, Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum bakal disahkan hari ini oleh DPR. Adapun penerapan keseluruhan undang-undang yang diharapkan bakal menghilangkan hambatan pembangunan infrastruktur itu ditargetkan paling lambat akhir 2012.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Pansus RUU Pengadaan Tanah Taufik Hidayat saat membacakan kesepakatan pansus dalam rapat sinkronisasi di Gedung DPR, Rabu (14/12) malam.

"Segala bentuk peraturan pelaksana UU ini diterbitkan paling lama satu tahun setelah UU ini diundangkan agar implementasi pengadaan tanah untuk pembangunan memiliki kepastian hukum," kata Taufik.

Menurutnya, penyelenggaraan pengadaan tanah yang dimaksud dalam RUU ini ialah untuk pembangunan 18 jenis kepentingan umum, misalnya pembangunan jalan umum atau tol, jalur kereta, fasilitas sosial, ruang terbuka hijau publik, atau pembangunan penataan permukiman kumuh perkotaan.

Pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum kelak juga harus didasarkan pada rencana tata ruang wilayah (RTRW). RTRW harus ditetapkan dalam bentuk peraturan daerah oleh gubernur.

Adapun lembaga yang bertugas memantau dan mengevaluasi hasil penyerahan pengadaan tanah itu ialah Badan Pertanahan Nasional (BPN). Dengan demikian, BPN yang berhak bermusyawarah dengan pemilik tanah untuk menetapkan nilai ganti rugi.

Ganti rugi yang diberikan kepada pemilik tanah kelak tidak hanya berupa uang, tetapi juga bisa berbentuk saham, tanah pengganti, maupun permukiman kembali.

Sekitar 500 petani yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Reformasi Agraria kemarin berunjuk rasa menolak pengesahan RUU Pengadaan Tanah.

Menurut juru bicara aksi, Burhanuddin, lahan petani dikhawatirkan dapat diserobot pemerintah dan swasta dengan dalih untuk pembangunan infrastruktur.(NG/Fid/E-2)