Saturday 20 December 2014 - 22:54

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Sat, 20 Dec 2014 - 20:39

    Cililitan - Cawang PADAT, kepadatan arah Kb Nanas.(ba).

  • Sat, 20 Dec 2014 - 20:37

    Cawang - Slipi PADAT, kepadatan vol lalu lintas.(ba).

  • Sat, 20 Dec 2014 - 20:36

    Jika kendaraan anda kempes ban,tepikanlah agar terhindar dari tabrak belakang.(ba).

  • Sat, 20 Dec 2014 - 20:34

    Exit Ancol timur lancar,jaga jarak aman.(ba).

  • Sat, 20 Dec 2014 - 20:33

    Informasi jalan tol : (021) 6518350 , PJR : (021) 65306930 ext : 154 dan twitter :@ senkomCMNP. (budi adriandi).

  • Sat, 20 Dec 2014 - 20:31

    .Dampak terbakarnya truk di tol cikampek (km 00 + 500) kepadatan sudah sampai Rawamangun.(ba).

  • Sat, 20 Dec 2014 - 20:14

    Pluit - tg priok - jatinegara lancar,jatinegara - cawang padat.(ba).

  • Sat, 20 Dec 2014 - 20:13

    Cawang - kebon nanas padat,kebon nanas - tg priok - pluit lancar.(ba).

  • Sat, 20 Dec 2014 - 19:22

    Exit Podomoro PADAT,dampak arah kelapa gading.(ba).

  • Sat, 20 Dec 2014 - 19:17

    KM 25 + 000 arah pluit Truk trailer B 9066 TEH gangguan , dalam penanganan petugas.(ba).

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Pembebasan Lahan Tol Dikeluhkan
Latest News

Pembebasan Lahan Tol Dikeluhkan

Source : Republika, Hal 13 Thu, 8 Dec 2011

Pembebasan Lahan Tol Dikeluhkan

Nasihin Masha, dari Washington, AS

 

WASHINGTON - Penyelesaian pembangunan jalan tol masih terhambat soal pembebasan lahan. CEO Bakrie TOll Road, Harya M Hidayat, mengatakan itu sewaktu mendampingi Aburizal Bakrie, pemilik kelompok usaha Bakrie, yang sedang melakukan rangkaian kunjungan ke New York dan Washington, Amerika Serikat.

"Kita masih ketinggalan dibandingkan dengan Malaysia dan Cina," katanya, Selasa (6/12) waktu AS atau Rabu (7/12) waktu Indonesia.

Harya menyebutkan, saat ini Bakrie memiliki sejumlah lisensi ruas tol yang belum dibangun, yaitu, ruas Ciawi-Sukabumi (panjang 54 km yang dibagi dalam empat seksi), Cimanggis-Cibitung (25 km, dua seksi), Pejagan-Pemalang (57 km, empat seksi), Batang-Semarang (75 km, lima seksi), dan satu ruas lagi di Jawa Timur. Sedangkan ruas Kanci-Pejagan sudah beroperasi.

"Padahal, untuk jalur pantura Jawa, pemerintah menargetkan pada 2014 sudah beroperasi," kata Harya. Menurut dia, pembebasan lahan di Indonesia menganut asas musyawarah mufakat. Hal ini berbeda dengan di Malaysia dan Cina.  

Di Cina, sebuah kawasan yang sudah ditetapkan bakal dilewati jalan tol, haknya kembali ke pemerintah. Sedangkan di Malaysia, jika belum ada kesepakatan dengan pemilik lahan, pihak pembebas lahan membayar dua pertiga nilai tanah. Sisanya, akan dibayarkan sampai ada keputusan pengadilan. Selama dalam proses itu, pembangunan jalan tol sudah bisa dimulai.

Di Indonesia, pembebasan lahan berada di tangan pemerintah, sedangkan perselisihan di pengadilan sesuai dengan rekomendasi pemerintah daerah. "Di era otonomi dan pilkada langsung, kepala daerah lebih baik membela warganya yang jelas-jelas akan memberikan dukungan kepada pilkada," katanya.

Saat ini, jelas Harya, untuk ruas Ciawi-Sukabumi akan diprioritaskan pada seksi, yaitu Ciawi-Lido (15 km). "Pembebasan lahannya sudah 20 persen. Targetnya pada 2012 sudah pembangunan," kata Harya.

Sedangkan ruas Pejagan Pemalang pada pertengahan 2012 juga sudah mulai konstruksi, yaitu untuk seksi I (13,5 km) dan seksi II (15 km). Adapun Batang-Semarang akan diprioritaskah pada seksi V, yakni Semarang-Kendal. "Ini karena tol Semarang-Solonya sudah jadi," katanya.

Kondisi traffic Kanci-Pejagan yang sudah beroperasi, papar Harya, saat ini rata-rata kendaraan yang lewat pada 2011 mencapai 11 ribu kendaraan. Angka ini sudah jauh meningkat dibandingkan Januari 2010 ketika pertama beroperasi yang hanya 6.000 kendaraan.

"Bagusnya di angka 16 ribu kendaraan. Ini sangat bergantung pada interkoneksi Cikampek-Palimanan yang hingga kini belum dibangun," katanya. Ruas dari Cikampek ini lisensinya berada di tangan Malaysia dan tiga konsorsium dari Indonesia.

Menurut Harya, bisnis di jalan tol butuh waktu lama untuk balik modal. "Bisa 10-15 tahun," katanya. Karena itu, agar cepat kembali modal, Bakrie memiliki konsep mengintegrasikan bisnis infrastruktur dengan pengembangan kawasan. "Bisnis di properti bisa lebih cepat. Dalam tiga tahun, kadang sudah bisa balik modal."
Untuk itu, di sejumlah titik di ruas-ruas tol tersebut, Bakrie memiliki lahan untuk pengembangan kawasan. Misalnya, di Pejagan, Brebes, yang ditargetkan untuk kawasan usaha kecil dan menengah. • ed: nur hasan murtiaji