Friday 25 July 2014 - 01:31

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Fri, 25 Jul 2014 - 05:53

    Bandara Soetta - pluit - tg priok - pulomas cawang lancar.(ba)senkom

  • Fri, 25 Jul 2014 - 05:53

    Cawang - tg priok - ancol - pluit - Bandara Soetta lancar.(ba).

  • Fri, 25 Jul 2014 - 05:20

    Derek Gratis Tol Ir. Wiyoto Wiyono, MSc (Cawang - Priok - Pluit) 021 - 651 8350, sampai Pintu Keluar Terdekat.(mw). pic.twitter.com/diqNGG80rq senkom

  • Fri, 25 Jul 2014 - 05:19

    Selalu awali kegiatan anda dengan berdoa,memohon keselamatan bagi kita semua,tertib berlalu lintas.(ba).senkom

  • Fri, 25 Jul 2014 - 05:16

    Selamat pagi.(ba).

  • Fri, 25 Jul 2014 - 05:15

    Bandara Soetta - pluit - tg priok - pulomas cawang lancar.(ba)senkom

  • Fri, 25 Jul 2014 - 05:15

    Cawang - tg priok - ancol - pluit - Bandara Soetta lancar.(ba).

  • Fri, 25 Jul 2014 - 05:14

    Cawang - tg priok - ancol - pluit - Bandara Soetta lancar.(ba).

  • Fri, 25 Jul 2014 - 04:45

    Truk DILARANG melintasi Jalan Tol Dalam Kota mulai dari tanggal 24 Juli 2014 s/d 02 Agust 2014.(ba).senkom

  • Fri, 25 Jul 2014 - 04:43

    GT kemayoran - pluit - Bandara lancar.(ba).senkom

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Tol Bawen-Ungaran Ditarget 18 Bulan
Latest News

Tol Bawen-Ungaran Ditarget 18 Bulan

Source : Seputar Indonesia, Hal 16 Sun, 13 Nov 2011

Tol Bawen-Ungaran Ditarget 18 Bulan

 

SEMARANG - Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto meminta pembangunan ruas tol Semarang-Solo, rute Ungar-an-Bawen, Kabupaten -Semarang, Jawa Tengah, sepanjang 11,9 km dapat selesai dalam 18 bulan. Rute Ungaran-Bawen akan melanjutkan rute Semarang-Ungaran yang telah dioperasikan kemarin.

“paling lambat 18 bulan harus selesai sehingga pada pertengahan 2013 dapat dioperasikan," kata Djoko ketika mencanangkan dimulainya pembangunan ruas tol rute Ungaran-Bawen, kemarin.

Djoko mengatakan, keberadaan jalan tol ini akan menjadi penunjang pertumbuhan perekonomian di wilayah Jawa Tengah. Namun, dalam pelaksanaan terdapat beberapa kendala. "Karena itu pembangunan ruas tol ini membutuhkan dukungan penuh pemerintah," katanya.

Saat ini, lanjut dia, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, dan Kementerian Keuangan sedang membahas mekanisme yang tepat agar ruas tol ini dapat segera terbangun. "Harapannya sebelum 2015, tol Semarang-Solo tuntas ke-seluruhan," katanya.

Beberapa mekanisme yang memungkinkan untuk pembangunan ruas tol ini, lanjut dia, adalah pembiayaan dilakukan dahulu oleh pihak swasta yang pengembalian dananya akan dilakukan oleh pemerintah setelah proyek selesai. "Termasuk PT Jasa Marga siap membangun dahulu," tambahnya.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah dukungan pemerintah dalam upaya pembebasan lahan. Djoko menilai, masih terdapat perbedaan persepsi di masyarakat tentang jalan tol sehingga proses pengadaan lahan untuk jalan bebas hambatan ini cukup sulit.



Pejabat Senientara Direktur Utama PT Trans Marga Jawa Tengah Ari Nugroho mengatakan, penggalan kedua tol Semarang-Solo ini terbagi atas empat paket pekerjaan yang akan digarap oleh tiga kontraktor. Tiga kontraktor pemenang tender proyek ini masing-masing PT Waskita Karya, PT Adhi Karya, dan PT Pembangunan Perumahan. Dalam perencanaan awal, lanjut dia, proyek ini akan selesai kurang dari 23 bulan.

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo menegaskan, upaya pembebasan lahan tetap harus dilakukan sebijak mungkin. Dia tidak ingin proses pembebasan lahan memunculkan para broker. "Langsung saja pemerintah menentukan harga yang layak bersama masyarakat," ucap Gubernur.

Sementara itu, peresmian jalur tol Semarang-Ungaran sepanjang 14,11 km kemarin ditandai dengan pembayaran tiket perdana oleh Menteri PU Djoko Kirmanto di loket gerbang tol Banyumanik II. "Dalam tiga hari pertama ini saya minta gratis dulu untuk masyarakat sebagai latihan melintas di tol itu," ujar Djoko.
Setelah masa penggeratisan selesai, pengguna jalur itu akan ditarik biaya. Tarif yang ditetapkan sebesar Rp5.500 untuk tiap kendaraan. "Tapi ini masih untuk kendaraan pribadi. Belum bisa digunakan untuk kendaraan lain yang lebih besar,"katanya. Muh slamet/ant