Monday 21 April 2014 - 14:49

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Mon, 21 Apr 2014 - 19:05

    Sunter – Cempaka Putih - Rawamangun – Jatinegara – Pedati - Cawang arus lalin padat. (armnsd) @sonora @radioelshinta

  • Mon, 21 Apr 2014 - 18:52

    Priok – Sunter – Cempaka Putih - Rawamangun – Jatinegara – Pedati - Cawang arus lalin padat. (armnsd) @sonora @radioelshinta

  • Mon, 21 Apr 2014 - 18:51

    Pluit – Jembatan Tiga - Gedong Panjang – Kemayoran – Ancol – Priok arus lalin lancar. (armnsd) @sonora @radioelshinta

  • Mon, 21 Apr 2014 - 18:51

    Priok - Ancol – Kemayoran – Gedong Panjang – Jembatan Tiga - Pluit arus lalin lancar. (armnsd) @sonora @radioelshinta

  • Mon, 21 Apr 2014 - 18:51

    Cawang – Kebon Nanas – Pedati - Jatinegara – Rawamangun – Cempaka Putih –Priok arus lalin lancar.(armnsd) @sonora @radioelshinta

  • Mon, 21 Apr 2014 - 12:07

    Tol Cempaka Putih -Sunter - Priok - Ancol - Gd. Panjang PADAT, volume kendaraan, agar jaga jarak aman.(@r)

  • Mon, 21 Apr 2014 - 11:59

    Sunter - Priok - Ancol - Gd. Panjang PADAT, volume kendaraan, agar jaga jarak aman.(@r)

  • Mon, 21 Apr 2014 - 11:48

    Truk gangguan di km.21 SELESAI dibantu, lalin Priok arah Ancol masih PADAT.(@r)

  • Mon, 21 Apr 2014 - 11:31

    Tol Warakas - Ancol - Gd.Panjang PADAT, dampak truk gangguan di KM 21+000, dalam penanganan petugas.(@r)

  • Mon, 21 Apr 2014 - 11:28

    Tol cawang arah tol Cikampek PADAT, imbas penanganan kecelakaan di km.3+200 tol halim.(@r)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Proyek Tol Cikampek-Palimanan Dikebut
Latest News

Proyek Tol Cikampek-Palimanan Dikebut

Source : Koran Jakarta, Hal 15 Fri, 28 Oct 2011

Prasarana Jalan

Proyek Tol Cikampek-Palimanan Dikebut

 

JAKARTA - Pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan sebagai tulang punggung akses jalan tol Trans Jawa bakal dikebut. Peresmian dimulainya proyek ruas jalan tol yang paling strategis. dalam koneksi antar wilayah ini dilaksanakan bulan depan, menyusul tercapainya kesepakatan amendemen Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) secara tripartit antara pemerintah, perbankan, dan pengembang, yakni PT lintas Marga Sedaya.

Djoko Kirmanto, Menteri Pekerjaan Umum, seusai menyaksikan penandatanganan amendemen PPJT di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta, Jumat (27/10), mengatakan perjanjian tripartit tersebut telah menyepakati adanya terminasi otomatis dalam hal cedera janji sebelum ada pencairan pinjaman, independent engineer dalam pengawasan konstruksi dan pemeliharaan, serta step in right (ambil alih) bagi perbankan dan pengaturan jika terjadi terminasi.

Dengan penandatanganan amandemen kontrak konsesi tersebut, kata dia, diharapkan tahap groundbreaking ruas tol senilai 12,562 ttiliun rupiah itu dapat dilakukan pada November 2011. Adapun proses pembebasan lahannya hingga saat ini sudah mencapai 92,45 persen.

"Ruas ini bisa dibilang yang paling siap untuk dikerjakan saat amendemen PPJT-nya diteken. Pembebasan lahannya kurang dari 10 persen lagi. Namun demikian, sudah

memungkinkan untuk dimulai proses konstruksinya. Pemerintah harapkan bisa berjalan paralel antara konstruksi dan sisa pembebasan lahan," ujarnya.

Pembebasan lahan ruas tol tersebut dilakukan secara bertahap dalam enam seksi. Pembebasan lahan seksi I Cikopo-Kalijati sudah mencapal 97,17 persen, seksi II Kalijati-Subang 97,4 persen. seksi III Subang-Cikedung 97,18 persen, seksi IV Cikedung-Kertajati 100 persen, seksi V Kertajati-Surnberjaya 100 persen, dan seksi VI Sumberjaya-Palimanan 58,2 persen.

Muhammad Fadzil, Direktur Utama lintas Marga Sedaya, mengatakan pihaknya akan memulal proses konstruksi jika pembebasan tanah sudah dituntaskan. Perusahaan menargetkan pelaksanaan pembangunan tol Cikampek-Palimanan dapat dilakukan mulai Maret 2012.

Ia menyatakan proses konstruksi akan dilakukan dengan jangka waktu 30 bulan dan diselesaikan pada Juli 2014 sehingga ruas tol tersebut dapat mulai beroperasi pada Agustus 2014 sesuai target pemerintah.
Sementara itu, penetapan tarif tol diperkirakan 753 rupiah per kilometer untuk golongan I, 1.130 rupiah per kilometer untuk golongan II, 1.507 rupiah per kilometer untuk golongan III, 1.883 rupiah per kilometer untuk golongan IV, dan 2.260 rupiah per kilometer untuk golongan. suh/E-8