Friday 21 November 2014 - 10:02

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Fri, 21 Nov 2014 - 16:57

    Tol cawang - Rawamangun - Cpk Putih - Priok LANCAR.(@r)

  • Fri, 21 Nov 2014 - 16:53

    Tol Cempaka Putih - Rawamangun - Cawang PADAT, agar jaga jarak aman.(@r)

  • Fri, 21 Nov 2014 - 16:48

    Tol Ancol - Gedong Panjang - Pluit PADAT. vol. kendaraan, agar jaga jarak aman.(@r)

  • Fri, 21 Nov 2014 - 16:46

    Tol Gedong Panjang - Ancol PADAT, imbas kendaraan gangguan di km.19+600 lajur kiri, masih penanganan.(@r)

  • Fri, 21 Nov 2014 - 16:37

    Tol Cempaka Putih - Rawamangun PADAT, agar jaga jarak aman.(@r)

  • Fri, 21 Nov 2014 - 16:33

    Arus lalin tol Cawang arah tol Jagorawi terpantau mulai PADAT.(@r)

  • Fri, 21 Nov 2014 - 15:48

    Kendaraan Box gangguan di km.16 lajur kiri tol Priok arah Ancol, SELESAI dibantu, jalur terbuka (@r)

  • Fri, 21 Nov 2014 - 15:29

    Hati hati melintas, Kendaraan Box gangguan di km.16 lajur kiri tol Priok arah Ancol, proses penanganan(@r)

  • Fri, 21 Nov 2014 - 15:24

    Tol Rawasari - Rawamangun PADAT, vol. kendaraan, selanjutnya ke arah cawang LANCAR.(@r)

  • Fri, 21 Nov 2014 - 15:22

    Tol Cawang - Kebon Nanas - Rawamangun - Cpk Putih - Sunter- Priok LANCAR,(@r)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Proyek 6 tol Jakarta sepi peminat
Latest News

Proyek 6 tol Jakarta sepi peminat

Source : Bisnis Indonesia, Hal 7 Thu, 20 Oct 2011

Proyek 6 tol Jakarta sepi peminat

Prakualifikasi tender segera diulang

Oleh Dewi Andriani, Bisnis Indonesia

 

JAKARTA: Megaproyek enam ruas jalan tol dalam Kota Jakarta senilai Rp40,02 triliun sepi peminat. Dari 30 perusahaan yang mengambil dokumen prakualifikasi hanya dua konsorsium yang mengembalikan dokumen, sehingga harus diulang.

Kedua konsorsium yang mengembalikan dokumen yakni PT Nusantara Infrastructure dan konsorsium BUMD DKI Jakarta, PT Jakarta Tollroad Development.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Ghani Gazali mengatakan dengan hanya masuknya dua perusahaan yang mengembalikan dokumen maka proses pelaksanaan prakualifikasi enam ruas jalan tol sepanjang 75 km tersebut terpaksa harus diulang.

Pasalnya sebagai proyek pembangunan yang menerapkan skema public private partnership dengan rencana penjaminan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), setidaknya peserta yang harus ikut dalam tender ruas jalan tol minimal tiga perusahaan.

Bila jumlah peserta yang lolos masih kurang dari tiga, akan dilakukan prakualifikasi ulang hingga ditemukan tiga yang masuk dalam tahap penawaran tender.

"Yang masuk cuma dua, NI [Nusantara Infrastructure] dan JTD [Jakarta Tollroad Development]. Jadi harus diulang," ujar Ghani ketika dihubungi kemarin.

Namun, dia belum dapat me-mastikan kapan proses prakualifikasi proyek jalan tol dalam Kota Jakarta diulang. "Ini masih disusun."

Ghani menduga minimnya investor yang memasukkan dokumen prakualifikasi kepada panitia karena nilai investasi yang harus disiapkan investor dinilai terlalu besar yakni 30% dari Rp40,02 triliun atau sekitar Rp12 triliun. "Mungkin nilai investasinya yang besar ya."

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis. jumlah perusahaan yang mengambil dokumen lelang prakualifikasi di kantor BPJT mencapai 30 yang terdiri dari konsultan, kontraktor, dan investor.

Lelang prakualifikasi enam ruas jalan tol itu dibuka menyusul telah disahkannya Perda Rencana Tata Ruang Wilayah DKI Jakarta 2011-2030 pada akhir Agustus lalu.

Riqht to match

Nantinya, pengelolaan enam jalan tol dalam kota akan dilakukan oleh pemenang lelang. Namun begitu, pemrakarsa proyek yaitu konsorsium BUMD antara PT Jakarta Propertindo dan Pembangunan Jaya Group bawah payung PT Jakarta Tollroad Development akan diberikan right to match dalam proses tendernya.

Menurut rencana, Jakarta Tollroad Development akan berkonsorsium dengan lima perusahaan lainnya yaitu PT Hutama Karya, PT PP, PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya, dan PT Citra Marga Nusaphala Persada.

Rencana pembangunan keenam ruas jalan tol yang merupakan jaringan lingkar terdalam kota itu akan dilakukan secara bertahap mengingat terbatasnya kemampuan ruang Jakarta. (dewi.andriani@bisnis.co.id)

 

30 Perusahaan yang mengambil dokumen prakualifikasi

1.         PT Jakarta Express Link

2.         PT China Harbour Indonesia

3.         PT Bakrie & Brothers

4.         PT Pembangunan Perumahan (PP)

5.         PTGNI

6.         PT Jakarta Tollroad Development

7.         Egis Internationallnc

8.         Metropolitan Expressway

9.         PT Nusantara Infrastructure

10.       PT Citra Marga Nusaphala Persada

11.       PT Thiess Contractors Indonesia

12.       PT Waskita Karya

13.       PT Astratel Nusantara

14.       Bouyguess-Dragagas Indonesia

15.       Dongbu Corporation

16.       Sambo Engineering & Construction Co Ltd

17.       Ssangyong Engineering & Construction Co Ltd

18.       Posco Engineering & Construction. Co Ltd

19.       Yongma Engineering Corporation

20.       Mitsubishi Group

21.       PT Bakrie Tollroad Development

22.       PT Medison Jaya Raya

23.       PT Punj Lloyd Indonesia dan

24.       PT Misi Mulia Metrical

25.       Shimizu Corporation

26.       GS Engineering Construction

27.       Manggala Purnama Sakti

28.       PT Macquarie Indonesia

29.       PT Adhi karya (Persero)

30.       China Road and Bridge Corporate (CRBC)
Sumber: BPJT