Saturday, 23 May 2015
  • slide_0
    .
  • slide_1
    Customer Focus;
    Medahulukan kepentingan pelanggan internal maupun eksternal dibandingkan kepentingan pribadi dalam pelaksanaan kerja sehari - hari
  • slide_2
    Integrity;
    Bersikap jujur, perilaku disiplin dan penuh tanggungjawab, baik menyangkut disiplin waktu kerja, maupun pelaksanaan kerja sesuai tuntutan jabatan dan prosedur kerja
  • slide_3
    Innovative;
    Menghasilkan ide-ide yang dapat digunakan untuk mempercepat proses transformasi PERUSAHAAN, serta terbuka terhadap metode-metode baru dalam analisis dan penyelesaian masalah
  • slide_4
    ORGANIZATION;
    Every company has two organizational structures: The formal one is written on the charts; the other is the everyday relationship of the men and women in the organization. (Harold S. Gene)
  • slide_5
    RESOURCES;
    Being gifted creates obligations, which means you owe the world your best effort at the work you love. You too are a natural resource. (Barbara Sher)
  • slide_6
    APPRECIATION;
    Your work is to discover your world and then with all your heart give yourself to it. (Buddha)
  • slide_7
    PROCESS;
    Genius is 1% inspiration and 99% perspiration. Nothing can replace hard work. Luck is something that happens when opportunity to meet with readiness. (Thomas A. Edison)
  • slide_8
    PEOPLE;
    Your human quality is in what you do, and your knowledge is in what you say. (Imam Ghazali)
  • slide_9
    PERFORMANCE;
    Try not become a successful man but try to be a useful human being. (Einstein)
  • slide_10
    EFFECTIVENESS;
    Efficiency is doing things right. Effectiveness is doing the right thing. (Zig Ziglar)
  • slide_11
    ACCOUNTABILITY;
    The price of greatness is responsibility. (Winston Churchill)

Asosiasi Tol Desak Percepat Pembebasan Lahan

Source : Kompas, Hal 18 Tue, 20 Sep 2011

INFRASTRUKTUR

Asosiasi Tol Desak Percepat Pembebasan Lahan

JAKARTA, KOMPAS - Asosiasi Tol Indonesia mendesak pemerintah mempercepat pembebasan lahan. Bukan saja investor terancam merugi, melainkan juga lambannya pembebasan lahan memicu revisi atas tarif tol sehingga memberatkan masyarakat.

Tarif tol memang dihitung dan biaya investasi. Dengan demikian, makin mundur pembebasan lahan, tarif tol makin mahal karena harga tanah terus naik dari tahun ke tahun.

"Tanpa revisi atas biaya investasi dan tarif tol, maka kini tarif tol dari Jakarta-Surabaya untuk truk golongan terberat dapat Rp 2 juta. Ini tentu akan memberatkan pengusaha truk, lantas apakah jalan tol itu laku?" kata Pengurus Asosiasi Tol Indonesia (ATI), Tri Agus, Senin (19/9), dalam diskusi ATI di Jakarta.

Tri mencontohkan, saat ini saja truk yang melintasi ruas pantai utara (pantura) Jawa hanya memanfaatkan tol di Palimanan-Kanci, lalu keluar di Kanci untuk menghindari Tol Kanci-Pejagan yang tarifnya mahal.

"Kalaupun Tol Trans-Jawa selesai dibangun, jangan-jangan nanti truk enggan melintas, sehingga tetap terjadi kemacetan di ruas jalan nasional," kata dia

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani, pekan lalu, mengatakan, hingga awal September 2011, baru 39,70 persen lahan di Tol Trans-Jawa yang sudah dibebaskan dari total kebutuhan lahan seluas 4.734,48 hektar untuk 10 ruas tol (dengan panjang 644,20 km).

Direktur PT MTD Expressway Imam Nirwansyah, investor Tol Cibitung-Cilincing, mengatakan, investor sebenarnya telah menyiapkan dana untuk membangun konstruksi jalan tol. "Sekarang tinggal bagaimana pemerintah mempercepat lahan terbebaskan," ujar dia

"Saya berpikir supaya kerja Tim Pengadaan Tanah diberikan jangka waktunya. Tanpa itu, maka pembebasan lahan selalu berlarut-larut tanpa kejelasan. Kalau proyek selalu mundur, yang dirugikan bukan hanya investor, melainkan juga rakyat,” ujar Imam.

Menurut Tri, dengan evaluasi terhadap 24 ruas jalan tol, Badan Usaha Jalan Tol sudah menyerahkan kinerja investasi surat berharga, menyetor 5 persen dari dana pembebasan lahan, serta menandatangani kontrak badan layanan umum (BLU). "Badan Usaha Jalan Tol telah melaksanakan porsinya. Nah, tinggal pemerintah menyediakan cukup dana BLU, dana land capping, dan menerbitkan surat perintab mulai kerja konstruksi," kata dia

Investor jalan tol, yang tergabung dalam ATI, Maria Wahono, mengatakan, industriwan jalan tol menunggu selesainya Rancangan Undang-Undang Pengadaan Lahan. "RUU ini penting, sebab kami sudah lama menunggu kapan dapat bekerja membangun tol itu," kata dia.

RUU itu terdiri dari 11 bab dan 73 pasal. Tentu saja, masih akan ada perubahan rnenyangkut jumlah bab dan pasal. Terlebih, masih akan diperdebatkan materi-materi di dalam RUU. Dalam matriks daftar inventarisasi masalah tiap fraksi pun terlihat adanya beragam usulan. (RYO)