Wednesday 16 April 2014 - 04:17

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Wed, 16 Apr 2014 - 05:34

    Pekerjaan pengaspalan di KM 19 + 000 arah tg priok selesai.(ba).

  • Wed, 16 Apr 2014 - 05:33

    Exit Rawamangun lancar.(ba).

  • Wed, 16 Apr 2014 - 05:32

    GT Kemayoran - pluit - Bandara lancar.(ba).

  • Wed, 16 Apr 2014 - 05:32

    GT ancol barat - pluit - Bandara lancar.(ba).

  • Wed, 16 Apr 2014 - 05:31

    Semangat ji.(ba).

  • Wed, 16 Apr 2014 - 05:18

    Bandara - pluit - tg priok - kelapa gading - cawang lancar.(ba)

  • Wed, 16 Apr 2014 - 05:18

    Cawang - tg priok - ancol - pluit - Bandara lancar.(ba).

  • Wed, 16 Apr 2014 - 05:16

    Selamat pagi.(ba).

  • Wed, 16 Apr 2014 - 01:26

    Derek Gratis Tol Ir. Wiyoto Wiyono, MSc (Cawang - Priok - Pluit) 021 - 651 8350, sampai Pintu Keluar Terdekat .(ba). pic.twitter.com/diqNGG80rq Permalink gambar yang terpasang

  • Wed, 16 Apr 2014 - 01:20

    Hati hati malam hari mulai pukul 22:00 - 05:00 ada perawatan sarana dan jalan tol.(ba). pic.twitter.com/ZxyLsnuIWj

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : Pembangunan Tol Bocimi Mulai Oktober 2011
Latest News

Pembangunan Tol Bocimi Mulai Oktober 2011

Source : Koran Tempo, Hal D-2 Mon, 22 Aug 2011

Pembangunan Tol Bocimi Mulai Oktober 2011

 

BOGOR - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memastikan pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) tetap berlangsung, meskipun terdapat kendala pembebasan lahan. "Pemancangan tiang pertama dilakukan Oktober nanti," katanya setelah buka puasa bersama di Gedung Olahraga Pajajaran akhir pekan lalu.

Pembangunan tol ini, kata Ahmad sangat mendesak guna mengatasi kemacetan panjang kronis yang selalu terjadi di jalur ini.

Tahap pertama pembangunan jalan tol Bocimi dimulai dari Ciawi sampai Caringin. Menurut rencana, pembangunan ditargetkan selesai pada akhir 2014.
Sementara itu, terkait dengan mudik Lebaran 2011, mulai lima hari sebelum dan empat hari sesudah Lebaran, kendaraan besar angkutan barang dilarang melintasi jalur Ciawi, Puncak, arah Cianjur atau sebaliknya, dan Ciawi arah Sukabumi atau sebaliknya. "Yang bisa melintas hanya mobil angkutan sembako. Selain itu, dilarang. Truk bertonase besar, permintaan Pak Menteri melalui Dirjen Perhubungan Darat, agar tidak beroperasi dulu," Ahmad menegaskan. Aritha U Surbakti