Tuesday, 31 March 2015
  • slide_0
    Customer FocusMedahulukan kepentingan pelanggan internal maupun eksternal dibandingkan kepentingan pribadi dalam pelaksanaan kerja sehari - hari
  • slide_1
    InnovativeMenghasilkan ide-ide yang dapat digunakan untuk mempercepat proses transformasi PERUSAHAAN, serta terbuka terhadap metode-metode baru dalam analisis dan penyelesaian masalah
  • slide_2
    IntegrityBersikap jujur, perilaku disiplin dan penuh tanggungjawab, baik menyangkut disiplin waktu kerja, maupun pelaksanaan kerja sesuai tuntutan jabatan dan prosedur kerja
  • slide_3
    RESOURCES; Barbara SherAnugerah menimbulkan kewajiban, lakukanlah upaya terbaikmu untuk pekerjaanmu. Dirimu merupakan sumberdaya bagi lingkunganmu.
  • slide_4
    ORGANIZATION; Harold S. GeneSetiap perusahaan mempunyai dua struktur organisasi: Yang resmi adalah yang tergambar pada bagan; Yang lainnya adalah hubungan keseharian yang selaras diantara pelaksananya.
  • slide_5
    PEOPLE; Imam GhazaliTanda akal seseorang itu adalah pekerjaannya, dan tanda ilmu seseorang itu adalah perkataannya.
  • slide_6
    PROCESS; Thomas A. EdisonKeberhasilan terdiri dari 1% pikiran dan 99% usaha. Diatas segalanya adalah kerja keras. Keberuntungan adalah kesempatan yang disertai dengan kesiapan.
  • slide_7
    INTEGRITY; Dwight David EisenhowerKepemimpinan terbaik adalah integritas. Tanpa integritas tidak ada keberhasilan nyata dalam kelompok kerja, tim olah raga, angkatan perang, ataupun kantor.
  • slide_8
    PERFORMANCE; EinsteinJangan bersikeras menjadi orang yang berhasil tetapi jadilah orang yang berguna.
  • slide_9
    EFFECTIVENESS;Zig ZiglarEfisiensi adalah melakukan sesuatu dengan benar. efektifitas adalah melakukan hal yang benar.
  • slide_10
    ACCOUNTABILITY; Winston ChurchillKeberhasilan adalah buah dari tanggung jawab.
  • slide_11
    APPRECIATION; BuddhaTemukan dunia dalam pekerjaanmu dan dengan sepenuh hati berserah dirilah padaNYA.

Jalan Tol Semarang- Ungaran Siap

Source : Kompas, Hal 2 Sun, 7 Aug 2011

Jalan Tol Semarang- Ungaran Siap

 

SEMARANG, KOMPAS - Jalan Tol Semarang-Ungaran, Jawa Tengah, dipastikan siap untuk dioperasikan pada masa mudik 10 hari menjelang Idul Fitri tahun ini. Dengan demikian, Kota Semarang-Ungaran, ibu kota Kabupaten Semarang, yang berjarak 17 kilometer bisa ditempuh dalam waktu 15 menit, atau empat kali lebih cepat daripada yang terjadi selama ini.

Demikian terungkap saat Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meninjau proyek Jalan Tol Semarang-Solo di seksi I Semarang-Ungaran, Sabtu (6/8). Pada saat itu Gubemur didampingi rombongan, termasuk pimpinan proyek jalan tol, Komisaris Utama PT Trans Marga Jateng Danang Atmojo.

"Jalan Tol Semarang-Ungaran baru penggalan tol Semarang-Solo. Meski belum selesai seluruhnya, ruas tol akan berfungsi uji coba saat arus mudik nanti, yakni H-10. Saya memastikan jalan tol ini aman ketika dilewati mobil," ujar Bibit.

Bibit mengakui, jalan penghubung. Kota Semarang-Ungaran kini semakin padat. Normalnya, jarak tempuh jalan itu bisa 15 menit, kini harus ditempuh minimal satu jam. Waktu tempuh bisa lebih lama apabila terjadi kemacetan di ruas Watugong, Semarang.

"Untuk itu, uji coba Jalan Tol Semarang-Ungaran mutlak perlu supaya pada saat arus mudik kondisi lalu lintas di Banyumanik-Watugong tidak semakin semrawut dan macet.

Untuk memastikan jalan tol seksi Semarang-Ungaran sepanjang 14,1 kilometer siap uji coba untuk arus mudik, Bibit meminta segera hasil uji kelayakan dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.

Sedianya, pekan depan, tim dari Kementerian Pekerjaan Umum akan melakukan uji kelayakan kondisi jalan tol tersebut. Jika uji kelayakan mensyaratkan siap berfungsi, Pemprov Jateng segera menyiapkan sarana supaya jalan tol berfungsi baik.

Dengan lewat Jalan Tol Semarang-Ungaran, jarak tempuh pengendara bermotor bisa lebih cepat. Jika lewat jalan konvensional Semarang-Ungaran lewat Banyumanik-Watugong dibutuhkan waktu lebih dari satu jam. Dengan melalui jalan tol itu, jarak Semarang-Ungaran cukup ditempuh 10-15 menit.

Bibit menyatakan, mempertimbangkan konstruksi jalan tol ini belum seluruhnya mantap. Sebaiknya kendaraan yang lewat adalah mobil-mobil kategori kecil. Truk tronton dan bus besar dilarang lewat karena bisa merusak konstruksi jalan yang masih proses pemantapan.

Danang menepis ada dugaan retakan bagian bawah jembatan jalan tol di Gedawang-Susukan. Konstruksi jalan dan jembatan saat ini dipastikan antara dan nyaman jika hanya dilintasi mobil kecil.

Danang mengklarifikasi adanya dugaan keretakan di bawah Jembatan Susukan terkait kekhawatiran banyak kalangan terhadap kondisi jalan tol baru itu. Sejauh ini, diakuinya, terdapat dua titik rawan longsor di ruas Tol Semarang-Ungaran, yakni di Kilometer 19 dan KM 17 ruas Gedawang-Susukan, bagian dari Jalan Tol Semarang-Ungaran.

"Jalan yang pernah ambles di KM 19 dan KM 17 sudah dilakukan penyempurnaan. Tebing tebing badan jalan tol juga sudah diperkuat dengan penambahan tiang pancang agar kuat menahan gerakan tanah," ujarnya. (WHO)