Monday, 31 August 2015
  • slide_0
    Customer Focus;
    Medahulukan kepentingan pelanggan internal maupun eksternal dibandingkan kepentingan pribadi dalam pelaksanaan kerja sehari - hari
  • slide_1
    Integrity;
    Bersikap jujur, perilaku disiplin dan penuh tanggungjawab, baik menyangkut disiplin waktu kerja, maupun pelaksanaan kerja sesuai tuntutan jabatan dan prosedur kerja
  • slide_2
    Innovative;
    Menghasilkan ide-ide yang dapat digunakan untuk mempercepat proses transformasi PERUSAHAAN, serta terbuka terhadap metode-metode baru dalam analisis dan penyelesaian masalah
  • slide_3
    ORGANIZATION;
    Every company has two organizational structures: The formal one is written on the charts; the other is the everyday relationship of the men and women in the organization. (Harold S. Gene)
  • slide_4
    RESOURCES;
    Being gifted creates obligations, which means you owe the world your best effort at the work you love. You too are a natural resource. (Barbara Sher)
  • slide_5
    APPRECIATION;
    Your work is to discover your world and then with all your heart give yourself to it. (Buddha)
  • slide_6
    PROCESS;
    Genius is 1% inspiration and 99% perspiration. Nothing can replace hard work. Luck is something that happens when opportunity to meet with readiness. (Thomas A. Edison)
  • slide_7
    PEOPLE;
    Your human quality is in what you do, and your knowledge is in what you say. (Imam Ghazali)
  • slide_8
    PERFORMANCE;
    Try not become a successful man but try to be a useful human being. (Einstein)
  • slide_9
    EFFECTIVENESS;
    Efficiency is doing things right. Effectiveness is doing the right thing. (Zig Ziglar)
  • slide_10
    ACCOUNTABILITY;
    The price of greatness is responsibility. (Winston Churchill)

Tender Tiga Tol Belum Dipastikan

Source : Investor Daily, Hal 6 Atas Mon, 18 Jul 2011

Tender Tiga Tol Belum Dipastikan

Oleh Imam Mudzakir

 

JAKARTA - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) belum dapat memastikan pelaksanaan tender tiga proyek jalan tol nasional yang semula ditargetkan tahun ini. Pasalnya, tender masih menunggu revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2010 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Ghani Ghazaly mengatakan, BPJT hingga kini masih menunggu kejelasan aturan untuk pelaksanaan tender ketiga ruas tol tersebut. "Kami belum tahu kapan tender dilakukan, karena harus menunggu hasil revisi Perpres 13/2010,” ujar dia, kepada Investor Daily di Jakarta, akhir pekan lalu.

Tiga proyek tol yang siap ditenderkan investasinya itu, adalah ruas Medan-Kulanamu-Tebing Tinggi sepanjang 60 kilometer (km) dengan nilai investasi US$ 475 juta, ruas Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) sepanjang 58,5 km dengan nilai investasi US$ 510 juta, dan Pandaan-Malang sepanjang 36,2 km dengan investasi US$ 252 juta.

Menurut Ghani, dukungan pemerintah untuk ketiga proyek tol tersebut sudah pasti, sehingga ketiga proyek paling siap dilelangkan investasinya dibandingkan ruas-ruas tol lain.

Ghani menambahkan, sejumlah proyek tol yang siap ditenderkan, sudah tuntas pembebasan lahannya. Satu sisi, diakui bahwa proses pembebasan lahan suatu proyek tol sangat sulit dan butuh waktu lama hingga mencapai 100%, sedangkan anggaran pemerintah juga terbatas. "Makanya Kementerian PU memberikan solusi, bahwa konstruksi tol tidak Perlu menunggu lahan terbebaskan 100%, sehingga satu seksi sudah bisa ditenderkan," ujar dia.

Pembangunan ruas Medan-Kualanamu-TebingTinggi dan Cisumdawu rencananya menggunakan pinjaman dari pemerintah Tiongkok, yakni untuk membiayai sebagian proyek. "Sedangkan pengerjaan sisa proyek akan diserahkan kepada investor," kata dia.

Ghani menjelaskan, kendati dibiayai pinjaman dari luar negeri, pembangunan suatu proyek tol tetap akan dilelangkan investasinya, seperti proyek yang dibiayai APBN. Tender terbuka untuk investor siapa saja.

Mengenai ruas tol Pandaan-Malang, menurut Ghani, pemerintah akan mendukung pembebasan tanah seluruhnya (100%) dengan menggunakan dana APBN.

Ruas tol Pandaan Malang sebelumnya sempat ditender, namun karena ketidakmampuan investor (PT Setdco Intrinsic Nusantara) untuk meneruskan proyek, akhirnya memerintah memutus kontrak pada 2007. Proyek lalu diambil alih pemerintah dan seterusnya akan ditender ulang.

Pemerintah akan terus mendorong swasta untuk terlibat menggarap proyek infrastruktur, seperti jalan tol. Untuk itu, Kementerian PU giat pula melakukan road show termasuk ke Tiongkok untuk menawarkan proyek-proyek infrastruktur jalan tol.

Cisumdawu Siap Konstruksi

Direktur Bina Marga Kementerian PU Djoko Murjanto mengatakan, pembangunan jalan tol Cisumdawu sudah siap untuk dikerjakan. Pasalnya, pemerintah segera akan menentukan pemenang tender konstruksi.

Djoko mengatakan, saat ini terdapat tiga joint operation kontraktor yang lolos prakualifikasi konstruksi tol Cisumdawu, yaitu China Gezgouga Comp dengan PT PP Tbk, Sinohydro menggandeng Nindya Karya, Shanghai CG dengan PTWijaya Karya dan PT Waskita Karya.

Dalam pembangunan jalan tol Cisumdawu, pemerintah akan membangun sebagian konstruksinya. Hal itu untuk mendukung tingkat kelayakan proyek sehingga menarik minat investor ketika ditenderkan. Pemerintah akan membuka tender proyek ini secara terbuka, untuk investor lokal maupun asing.

Proyek jalan tol Cisumdawu secara finansial memang diakui belum layak, kendati secara ekonomi layak untuk dikembangkan. Maka itu, dengan adanya pinjaman lunak dari Tiongkok, pemerintah akan membangun sebagian jalan tol tersebut, kemudian sisanya akan ditawarkan kepada swasta.

Untuk pembebasan lahan proyek tol Cisumdahu, Pemerintah Pusat juga menggandeng PT Jasa Sarana, sehingga BUMN ]awa Barat itu nantinya memiliki saham di tol tersebut.

Jalan tol Cisumdawu termasuk proyek yang membutuhkan dukungan pemerintah sebesar Rp 1,6 triliun. Pasalnya, jika dukungan tidak ada, proyek sulit ditawarkan kepada investor.
Mengenai kelanjutan proyek tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, saat ini tiga kontraktor Tiongkok dan tiga kontraktor lokal (BUMN) sudah memenangi tender pengerjaan konstruksi untuk seksi I sepanjang 18 kilometer. Kontraktor tersebut adalah CHEC CSCEC-PT Hutama Karya, Shanghai Construction General Company-PT PP Tbk, dan Sinohydro Corporation Limited-PT Waskita Karya.