Wednesday 23 July 2014 - 05:34

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Wed, 23 Jul 2014 - 08:00

    7.59 KM 02+600 Priok arah Cawang ,Panther gangguan di lajur kiri,dj@rr

  • Wed, 23 Jul 2014 - 08:00

    7.58 KM 18+000 Priok arah Pluit ,Jeep gangguan di lajur kiri,dj@rr

  • Wed, 23 Jul 2014 - 08:00

    7.57 Pluit - Ancol - Priok - Rawamangun - Cawang LANCAR,dj@rr

  • Wed, 23 Jul 2014 - 07:59

    7.57 Cawang - Kebon Nanas PADAT,Jatinegara - Priok - Pluit LANCAR.dj@rr

  • Tue, 22 Jul 2014 - 16:32

    Cempaka Putih - Cawang PADAT.(sb)

  • Tue, 22 Jul 2014 - 14:14

    Truk Gangguan KM 03+000 arah Cawang selesai ditangani.(sb)

  • Tue, 22 Jul 2014 - 14:04

    Rawasari - Jatinegara Padat.(sb)

  • Tue, 22 Jul 2014 - 14:00

    Hati - Hati Truk Gangguan KM 03+000 arah Cawang dalam penanganan petugas.(sb)

  • Tue, 22 Jul 2014 - 13:25

    Cawang - Priok - Bandara LANCAR.(sb)

  • Tue, 22 Jul 2014 - 12:50

    RT@JM Pengoperasian Ruas Tol JORR W2:Ulujami-Kb.Jeruk, mulai:22-7-2014,jam:00.00 WIB.(ba)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : PEMBANGUNAN TOL CIKAMPEK-PALIMANAN DIPERCEPAT
Latest News

PEMBANGUNAN TOL CIKAMPEK-PALIMANAN DIPERCEPAT

Source : Koran Tempo, Hal. B-1 Thu, 24 Mar 2011

Biaya pembangunan Rp 11 triliun

JAKARTA - Pemerintah akan mempercepat pembebasan lahan proek jalan tol Cikampek-Palimanan sepanjang 116 kilometer. Agustus mendatang dijadwalkan semua lahan sudah dibebaskan.

Direktur Transportasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Prihartono mengalakan proyek ini ini akan menjadi prioritas pemerintah tahun ini. September mendatang, proses pembangunan jalan tol ini sudah mulai dikerjakan. "lni menjadi pilot project karena pembebasan jalan sudah mencapai 80 persen," katanya kemarin.

Sampai kini, total lahan yang sudah dibebaskan mencapai 82 persen terdiri atas tanah milik warga 62 persen dan sisanya. 20 persen, lahan milik Perum Perhutani. Semula proyek tol ini rampung tahun lalu. Namun karena lambannya pembebasan lahan, pembangunan jalan tol ini tertunda sampai kini.

Pemerintah memina investor jalan tol Cikampek-Palimanan, PT Lintas Marga Sedaya, mencarikan dana tambahan sekitar Rp 4 triliun. "Tanggung jawab investor untuk menyediakan dananya," kata Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak. Jika tidak dipenuhi, "Alternatifnya terminasi (pemutusan kontrak)," ujarya setelah rapat di kantor Wakil Presiden. Selasa lalu.

Menurut Hermanto, jumlah ini berarti menambah dana pembangunan jalan tol sepanjang 116 kilometer, yang semula diperkirakan sekitar Rp 7 triliun membengkak menjadi Rp 11 triliunan.

Selain jalan tol Cikampek-Palimanan, pemerintah memperhitungkan rencana proses pembangunan sembilan ruas tol trans-Jawa sepanjang 600 kilometer. Untuk pembebasan lahan, pemerintah menyiapkan Rp 3.8 triliun. "Kami menargetkan tanah secara keseluruhan bebas pada akhir 2012," katanya. sehingga, "jalan tol trans-Jawa ini selesai pada 2014"

Juru bicara Wakil Presiden. Yopie Hidayat, mengatakan Wakil Presiden Boediono menekankan

agar investor jalan tol Cikampek-Palimanan segera bersiap-siap memenuhi kekurangan ini "Jangan sampai ada alasan tidak ada dana lagi, sebarusnya cukup"

Provek Cikampek-Palimanan adalah salah satu dari 24 proyek jalan to1 yang dipriOIitaskan untuk diselesaikan. Rencananya, sebelum konstruksi berjalan, pemerinlah dan investor akan melakukan amendemen Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol.

Tahun lalu pemerintah menganggarkan dana pembebasan lahan Rp 2,3 triliun melalui badan layanan umum. Dana tersebut untuk mempercepat proyek-proyek infrastruktur pemerintah. Tahun ini diperkirakan anggaran untuk kebutuhan yang sama Rp 3,85 triliun.

Untuk mempercepat proyek jalan tol. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa akan mengambil alih proyek-proyek yang mangkrak. "Swasta yang dapat komitmen bertahun-tahun dan tidak jalan minggir." ujamya pada pertemuan di Istana Bogor bulan lalu. IQBAL MUHTAROM

 

Megaproyek Tol

Jalan tol Cikampek-Palimanan terbagi atas tiga ruas, yaitu SADANG-Subang, Subang-Dawuan, dan Dawuan-Palimanan. Luas lahan yang di butuhkan untuk proyek ini sekitar 982,5 hektare.

PT Lintas Marga Sedaya memperoleh hak menggarap proyek jalan ini sejak 1996. Masa konsesi pengelola diberikan selama 35 tahun. Semula proyek ini membutuhkan investasi Rp 7 triliun. Namun, akibat keterlambatan dana yang dibutuhkan melonjak menjadi Rp 11 triliun.

Sebesar 55 persen kepemilikan Lintas Marga Sedaya dikuasai PLUS Expressway Berhard, anak usaha Khasanah Berhard, Malaysia. Pemilik lainnya adalah PT Bhaskara Utama Sedaya, yang saham-sahamnya dikuasai PT Gapura Buana, PT Bukaka Teknik Utama, dan PT Saratoga sedaya Utama. AAL N.Y