Friday 25 July 2014 - 22:10

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Fri, 25 Jul 2014 - 21:09

    21.06 Info Tol Cawang - Priok - Pluit 021 651 8350 ,dj@rr/senkom

  • Fri, 25 Jul 2014 - 21:09

    21.05 Pluit - Ancol - Priok - Rawamangun - cawang LANCAR,dj@rr/senkom

  • Fri, 25 Jul 2014 - 21:08

    21.04 Cawang - Priok - Ancol - Jembatan Tiga - Pluit LANCAR,dj@rr/senkom

  • Fri, 25 Jul 2014 - 19:48

    FOLLOW TWITTER : @SenkomCMNP. (SENKOM Armnsd)

  • Fri, 25 Jul 2014 - 19:47

    Priok – Sunter – Cempaka Putih -Rawamangun – Jatinegara – Pedati – Cawang arus lalin lancar. (SENKOM Armnsd) @sonora @radioelshinta

  • Fri, 25 Jul 2014 - 19:46

    Pluit – Jembatan Tiga - Gedong Panjang – Kemayoran – Ancol – Priok arus lalin lancar. (SENKOM Armnsd) @sonora @radioelshinta

  • Fri, 25 Jul 2014 - 19:46

    Priok - Ancol – Kemayoran – Gedong Panjang – Jembatan Tiga - Pluit arus lalin lancar. (SENKOM Armnsd) @sonora @radioelshinta

  • Fri, 25 Jul 2014 - 19:45

    Cawang – Kebon Nanas – Pedati - Jatinegara – Rawamangun – Cempaka Putih -Priok arus lalin lancar.(Senkom Armnsd) @sonora @radioelshinta

  • Fri, 25 Jul 2014 - 15:11

    Tol Priok - Kemayoran - Pluit LANCAR.(senkom-@r)

  • Fri, 25 Jul 2014 - 15:09

    Tol Cawang - Rawamangun - Cp.Putih - Priok ramai LANCAR, tetap berhati-hati.(senkom-@r)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : 24 Lahan Lingkar Luar Barat Seksi 2 masih Bermasalah
Latest News

24 Lahan Lingkar Luar Barat Seksi 2 masih Bermasalah

Source : Media Indonesia, Hal-4 Fri, 28 Jan 2011

24 Lahan Lingkar Luar Barat Seksi 2 masih Bermasalah

 

Tim akan menitipkan uang ganti rugi ke pengadilan bila hingga Maret 2011 tidak tercapai kesepakatan.

Tim Pengadaan Tanah (TPT) Kementerian Pekerjaan Umum telah membayarkan ganti rugi terhadap pemilik 150 bidang tanah di Kelurahan Petukangan Utara dan Petukangan Selatan yang tanahnya dilewati jalan tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2).

Dari 150 bidang tanah yang dibebaskan, l04 di antaranya berada di Petukangan Utara dan 46 lainnya di Petukangan Selatan. Jumlah ini termasuk 246 bidang lahan yang telah dibebaskan sebelumnya. Total keseluruhan bidang tanah yang mengalami pembebasan lahan imbas dari pembangunan JORR W2 ini adalah 790 bidang tanah.

Ketua TPT Kementerian Pekerjaan Umum Ambardy Efiendy mengatakan tim kesulitan membebaskan seluruh lahan JORR W2 karena ada 24 bidang tanah yang masih dalam sengketa. Dari 24 bidang tersebut, empat bidang tanah berada di Kelurahan Ulujami dengan perincian tiga bidang tanah dengan status sengketa dan satu bidang tanah merupakan tanah wakaf.

"Selain sengketa, juga karena warga masih belum setuju dengan harganya. Tanah-tanah tersebut akan dikonsinyasi ke pengadilan," ujar Ambardy di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, kemarin.

Ambardy memperkirakan, hingga Maret masih ada 10% bidang tanah lagi yang belum dapat dibayar. Padahal, pembebasan lahan tersebut ditargetkan selesai pada bulan Maret mendatang. Apabila pada Maret mendatang proses ganti rugi belum selesai, 10% yang bermasalah akan diproses pengadilan untuk penyelesaiannya.

Percepatan pembayaran ganti rugi ini dilakukan karena pada pertengahan tahun akan dimulai pembangunan konstruksi JORR W2. Total dana yang dikucurkan untuk pembebasan lahan sebesar Rp610 miliar.

Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Jakarta Selatan Syamsudin Noor menambahkan beberapa warga memang masih ada yang belum menyetujui harga yang ditawarkan. Namun, karena harga sudah ditetapkan melaui SK Gubernur, tidak akan ada lagi perubahan harga. "Jika masih belum menyetujuinya, akan dititipkan ke pengadilan," katanya.

Warga mengamuk

Sementara itu, kekesalan warga korban rencana pembangunan Tol Bogor-Ciawi- Sukabumi (Bocimi), yang salah satu investornya adalah perusahaan Grup Bakrie, memuncak. Puluhan orang dari Desa Ciherang Pondok dan Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, mengamuk.

Mereka mendatangi kantor TPT di Jalan Sukajaya II, Kelurahan Sindang Rasa, Kecamatan Bogor Timur, kemarin pagi, dan nyaris membakarnya. Namun, niat itu digagalkan petugas kepolisian setempat yang sudah mengetahui akan ada aksi warga sehingga melakukan pengamanan sejak pagi. Sebagai pelampiasannya, warga pun membakar puluhan berkas tanah di halaman kantor.

Para pendemo kesal dan bosan karena tidak ada kejelasan dari janji pihak terkait tentang pembayaran ganti rugi tanah mereka yang terkena proyek Tol Bocimi yang panjangnya sekitar 45 kilometer itu.

"Kami kesal. Kami bosan. Mereka hanya bisa berjanji dan mengingkarinya. Sementara nasib kami semakin terpuruk," kata salah seorang pendemo.

Di dalam kantor, warga bertemu Yan Yan Yuhana, koordinator lapangan TPT. Dalam pertemuan itu, sejumlah warga meminta TPT untuk mengembalikan berkas yang telah mereka serahkan.

Karena terdesak oleh warga yang emosi, akhirnya TPT mengembalikan berkas milik warga tersebut. Secara spontan, warga pun menyobek berkas yang dimasukkan dalam map kuning berlambang Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan dilanjutkan dengan membakar berkas tersebut dan kemudian diinjak-injak. (* /J-2)

anti@mediaindonesia.com