Tuesday 2 September 2014 - 14:01

News and EventsNews and Events

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Tue, 2 Sep 2014 - 20:46

    Tol Pluit - Ancol - Priok - Cpk Putih - Cawang LANCAR.(@r)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 20:39

    Tol Cempaka Putih - Sunter PADAT, di km.10 ada kecelakaan, proses penanganan.(@r)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 18:10

    Keluar Tol Priok / Pelabuhan Padat(JKp)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 18:05

    Tol cawang - Rawamangun - Priok - Ancol - Pluit LANCAR.(@r)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 17:53

    Tol Cempaka Putih - Rawamangun - cawang - arah jagorawi lalin PADAT.(@r)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 17:47

    Tol Pedati - Jatinegara PADAT, di km. volume lalin, selepasnya ke arah Priok LANCAR.(@r)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 17:40

    Tol Kemayoran - Gedong Panjang PADAT, selepasnya ke arah Pluit LANCAR.(@r)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 17:38

    Tol cawang - Rawamangun - Priok - Ancol LANCAR.(@r)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 17:33

    Tol Pedati - Cawang - arah jagorawi PADAT. (@r)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 17:31

    Tol Priok - Cempaka Putih LANCAR, Tol Pulomas - Rawamangun PADAT.(@r)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Latest News : TARGET SELESAI :2013 

Jalur Tol Cikampek-Palimanan Digeser
Latest News

TARGET SELESAI :2013 Jalur Tol Cikampek-Palimanan Digeser

Source : Investor Daily, Hal. 6 Thu, 21 Oct 2010

Oleh Imam Mudzakir

 

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggeser jalur (trase) proyek jalan tol Cikampek-Palimanan sepanjang 400 meter di wilayah Ciwaringin, Cirebon, menyusul belum bebasnya lahan pondok pesantren Babakan, Ciwaringin.

 

"Trase kami geser sedikit ke arah selatan untuk menghindari pondok pesantren Ciwaringin. Namun, itu tidak mempengaruhi keseluruhan trase yang sudah ditentukan sebelumnya," ungkap Wakil Menteri PU, Ahmad Hermanto Dardak, di Jakarta, Rabu (20/10).

 

Menurut Hermanto, perubahan trase itu semata untuk mempercepat pembangunan proyek tol Cikampek-Palimanan sepanjang 116 kilometer, sehingga pengerjaan konstruksi segera berlangsung.

 

Hermanto mengatakan, pengerjaan kontsruksi jalan tol Cikampek-PaIimanan diharapkan sudah bisa dilakukan tahun 2011. Sebab, proses pembebasan lahan kini sudah mencapai 84% dan diupayakan tuntas 100% pada Desember 2010. "Sejauh ini progress pembebasan tanah cukup bagus," kata dia.

 

Hermanto mengakui, pembebasan lahan milik pondok pesantren Ciwaringin, Cirebon, hingga saat ini tidak kunjung beres. Padahal, proses negosiasi sudah berlangsung beberapa kali, dengan melibatkan tokoh masyarakat, ulama, dan pengasuh pondok pesantren.

 

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Ghani Gazali menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan investor ruas tol Cikampek-Palimanan, yakni PT Lintas Marga Sedaya (Linmas), mengenai rencana pergeseran jalur tol. "Kami sudah menyurati investor, dan mereka juga sudah terjun ke lapangan untuk memastikan opsi penggeseran trase," kata Ghani.

 

Rampung 2013

 

Proyek tol Cikampek-Palimanan diproyeksikan selesai pada 2013, dengan asumsi proses pembebasan tanah dapat dituntaskan akhir 2010, kemudian dilanjutkan pengerjaan konstruksi selama 2,5 tahun.

 

Biaya pembebasan lahan proyek tol ini diperkirakan mencapai Rp 525 miliar dan semua biaya berasal dari dana bergulir Badan Layanan Umum (BLU). "Pembebasan tanah terus berlangsung. Memang berjalan pelan, tetapi progresnya cukup bagus," ungkap Kepala Pembebasan Laban Dirjen Bina Marga Kementerian PU Wijaya Seta.

Menurut Seta, lahan yang sudah herhasil dibebaskan untuk proyek tol Cikampek-Palimanan yakni tanah milik warga (64%) dan lahan milik Perum Perhutani mencapai 20%. "Begitu pembebasan tanah beres, pihak investor segera mengerjakan kontruksi," ujar dia.

 

Tol Cikopo-Palimanan akan melewati empat kabupaten di wilayah utara Provinsi Jawa Barat, yakni Purwakarta, Subang, Majalengka, dan Cirebon. Kebutuhan lahan total mencapai 1.033 hektare (ha). Pada ruas itu terdapat lahan milik Perum Perhutani sepanjang 26.83 km atau 199 ha dan lahan PTPN VIII sepanjang 6,6 kilometer atau seluas 74,10 ha.

 

Proyek tol Cikampek-Palimanan yang rencananya terbagi menjadi enam seksi pekerjaan itu diperkirakan menelan investasi Rp 7 triliun.

 

Proyek ini memperoleh fasilitas pembiyaaan sebesar Rp 3,9 triliun dari sindikasi 10 bank dipimpin Bank Mandiri dan BCA Adapun bank anggota sindikasi adalah BNI, BRl, Bank Panin, Bank Jabar-Banten (BJB), Bank Bukopin, Bank Jatim, serta Bank DKI.

 

Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) ruas Cikampek-Palimanan ditandatangani 21 Juli 2006 oleh Plus Expressway Bhd, sebuah BUMN bidang jalan tol dari Malaysia, yang tercatat mengakuisisi 55% saham Linmas dari PT Jasa Marga Tbk.

 

Menteri PU Djoko Kirmanto telah menyetujui perubahan susunan pemegang saham. Linmas, menyusul masuknya Plus Expressway Bhd pada 30 April 2007 . Adapun sisa saham Linmas dikuasai PT Lintas Sedaya.